Tergusur Busway Koridor V & VII, 2.704 Mikrolet Mogok Massal

Tergusur Busway Koridor V & VII, 2.704 Mikrolet Mogok Massal

- detikNews
Kamis, 05 Okt 2006 11:38 WIB
Jakarta - 2.704 Mikrolet yang berhubungan dengan rute busway koridor V (Kampung Melayu-Ancol) dan VII (Kampung Rambutan-Kampung Melayu) melakukan mogok massal di lima titik, yakni Senen, Kramat, Kampung Melayu, Cililitan, dan Pasar Rebo.Mereka menuntut ditundanya pembangunan busway koridor V dan VII. Mereka menilai pembangunan jalur busway itu dapat mematikan usaha mereka akibat pengalihan penumpang ke armada busway.Pantauan detikcom di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (5/10/2006) setidaknya puluhan sopir mikrolet M01 dan M01A jurusan Kampung Melayu memarkirkan mikroletnya di jalur busway koridor V yang baru dibangun. Para sopir yang sempat menarik penumpang dipaksa untuk melakukan aksi mogok.Ketua Organda DKI Jakarta Unit Mimo Angkupat (Mikrolet, Bemo, Angkutan Jenis Keempat) Shafruhan Sinungan meminta Gubernur Sutiyoso harus proaktif terhadap tuntutan para pemilik dan sopir."Karena pada koridor V dan VII ada 2.704 unit kendaraan atau setara 5.400 sopir yang setiap hari menggantungkan hidup dari kendaraan itu," ujar dia.Menurut Shafruhan, Sutiyoso harus menginstruksikan pada Dinas Perhubungan untuk segera menata ulang trayek-trayek yang terkena busway koridor V dan VII dan memindahkan trayek ke rute pinggir Jakarta atau trayek yang mengarah menjadi feeder busway.Untuk koridor V, mikrolet yang akan tergusur busway antara lain M01A, Mo1 dan M12. Sedangkan pada koridor VII, mikrolet yang akan tergusur adalah M06, M06A, M16, KWK 1, 2, 3, 4, 5, 6, 8 10 dan 11.Rencananya sebagian sopir mikrolet akan menyampaikan aspirasinya ke Dinas Perhubungan DKI Jakarta di Jatibaru Tanah Abang dan DPRD di Jalan Kebon Sirih. (san/sss)


Berita Terkait