Kabut Asap, Pendaratan Pesawat di Pekanbaru Dialihkan
Kamis, 05 Okt 2006 11:03 WIB
Jakarta - Kabut asap yang masih menyelimuti Kota Pekanbaru, Riau, mengganggu jadwal penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim II. Jarak pandang yang hanya 800 meter mengakibatkan beberapa pesawat terpaksa mengalihkan pendaratan ke bandara lain.Menurut informasi yang diterima detikcom, pesawat Garuda tujuan Jakarta-Pekanbaru yang seharusnya mendarat pukul 08.30 WIB terpaksa mendarat di bandara Batam. Hingga saat ini pesawat masih berada di Batam.Sedangkan pesawat Pelita yang disewa oleh PT Chervron untuk mengangkut karyawannya dari Jakarta ke Pekanbaru, menurut jadwal sudah tiba di Bandara Sultan Syarif Kasim II pukul 09.00 WIB tadi. Namun demi keselamatan penumpang, terpaksa pendaratan dialihkan ke Dumai. Pesawat baru tiba di Pekanbaru pada pukul 10.30 WIB.Jadwal keberangkatan dari Bandara Sultan Syarif Kasim II juga mengalami penundaan. Pesawat Riau Airlines jurusan Pekanbaru-Malaka yang seharusnya take off pukul 07.00 WIB harus diundur hingga pukul 09.00 WIB.Staf Informasi Bandara Sultan Syarif Kasim II, Corryna, mengatakan, meski jarak pandang saat ini minim namun pihak bandara tidak berhak mengalihkan atau menunda keberangkatan. Menurutnya, tanggung jawab itu sepenuhnya berada di tangan pilot."Kami hanya menginformasikan bahwa jarak pandang terbatas, tanggung jawab ada di pilot masing-masing," katanya.Sebelumnya Menteri Perhubungan Hatta Rajasa mengatakan, jika kabut asap mengganggu, bandara dapat ditutup untuk sementara.
(ken/nrl)











































