Ribuan Ikan Mati Akibat Belerang Gunung Dempo
Rabu, 04 Okt 2006 23:29 WIB
Musirawas -
Tumpahan belerang yang dibawa lumpur dari Gunung Dempo di perbatasan Pagaralam dan Lahat, Sumatra Selatan, akhirnya masuk ke sungai Musi. Ribuan ikan mati dan masyarakat menganggapnya rezeki. Namun, lantaran ikan-ikan itu mati karena belerang, pemerintah Musirawas Riduan Mukti meminta masyarakat untuk tidak mengkonsumsi air sungai Kelingi, anak sungai Musi. "Kita imbau masyarakat setempat tidak mengkonsumsi air atau mengambil minum dari Sungai Kelingi untuk sementara waktu," kata Ridwan kepada pers di Musirawas, Sumatra Selatan, Rabu (4/10/2006). Dikatakannya, sebenarnya bencana alam ini merupakan masalah provinsi. "Jadi tentang adanya kerugian akibat matinya beberapa habitat yang ada akan segera dilaporkan kepada provinsi. Namun, sejauh ini kita belum mendengar adanya kerugian warga yang diakibatkan tumpahan belerang yang mengalir lewat sungai Musi tersebut," tambahnya. Sebaliknya, lanjut Ridwan, dengan adanya kejadian ini merupakan rezeki mendadak bagi warga setempat. Salah seorang warga desa Pulau Panggung, Muarakelingi, Adi Chandra mengaku, peristiwa itu terjadi sejak lima hari lalu. Diduga aliran belerang itu berasal dari salah satu anak sungai yang berada di Lahat berulu ke Gunung Dempo. Sungai tersebut bermuara ke sungai Musi dan mengalir ke beberapa kecamatan di Musirawas khususnya di Muarakelingi.
(wiq/wiq)










































