SBY Desak Polri Tingkatkan Penyidikan Kasus Munir
Rabu, 04 Okt 2006 21:33 WIB
Jakarta - Presiden SBY mendesak Polri untuk meningkatkan penyidikan kasus pembunuhan aktivis HAM Munir. Desakan ini merunut adanya putusan Mahkamah Agung atas Pollycarpus Boedihari Priyanto."Presiden menginginkan adanya peningkatan. Presiden ingin pengungkapan secara tuntas," kata Jubir Kepresidenan Andi Malarangeng usai acara berbuka puasa bersama jajaran Kabinet Indonesia Bersatu dengan Presiden SBY di Istana Negara, Jakarta, Rabu (4/10/2006).Maksud peningkatan penyidikan yang diminta Presiden SBY, menurut Malarangeng sepenuhnya diserahkan pada jajaran Polri menerjemahkan dan melaksanakannya. "Apakah dalam bentuk perombakan tim penyidik atau upaya tertentu terkait proses penyidikan," ujarnya..Sementara, Kapolri Jenderal Pol Sutanto membantah jajarannya bekerja asal-asalnya dalam menangani kasus Munir. "Tidak seperti itulah, ini kan masih proses hukum," tandasnya.Sutanto mengaku, pihaknya masih kekurangan informasi mengenai pesawat yang menjadi lokasi terjadinya pembunuhan itu. Berbagai upaya dilaksanakan mendapatkan informasi tambahan untuk keperluan penyidikan lebih lanjut. "Kita menambah penyidik yang berkualitas, pelajari kembali temuan yang sudah ada, mencari alat bukti dan saksi baru dengan kerjasama dengan pihak-pihak di Belanda," imbuh perwira angkatan Akademi Kepolisian tahun 1973 ini.
(wiq/wiq)











































