Operasi Jembatan Timbang Dihentikan H-7 Hingga H+7

Operasi Jembatan Timbang Dihentikan H-7 Hingga H+7

- detikNews
Rabu, 04 Okt 2006 15:18 WIB
Jakarta - Pengoperasian jembatan timbang akan dihentikan sementara pada H-7 hingga H+7 Lebaran. Hal ini untuk memperlancar arus mudik dan balik Lebaran.Demikian disampaikan Menteri Perhubungan (Menhub) Hatta Rajasa usai memimpin rakor angkutan Lebaran di Departemen Perhubungan (Dephub), Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (4/10/2006)."Jembatan timbang ini akan dialihkan menjadi tempat peristirahatan. Jadi siapa yang lewat sekitar tempat itu bisa istirahat," kata Hatta.Khusus mengenai pengaturan barang atau impor di sejumlah pelabuhan, seperti Tanjung Priok, Tanjung Perak dan Tanjung Mas dilaksanakan oleh Kepala Dinas Perhubungan atau Dinas DLLAJ Provinsi.Bak TerbukaHatta kembali mengimbau masyarakat menjaga keselamatan selama mudik Lebaran. Salah satunya dengan tidak menggunakan mobil bak terbuka sebagai angkutan mudik."Angkutan dengan bak terbuka selalu mendominir angka kecelakaan selama musim mudik Lebaran," tutur pria berambut perak ini.Rawan kecelakaan juga terjadi pada pemudik yang menggunakan sepeda motor. Karena itu, Hatta juga meminta agar para pengguna sepeda motor lebih berhati-hati. Terutama jika melakukan perjalanan pada titik puncak mudik Lebaran."Untuk angkutan jalan puncak mudik terjadi pada H-3 dan puncak baliknya pada H+4," papar Hatta.Hal yang sama juga terjadi pada angkutan sungai, danau dan penyeberangan (ASDP). Sedangkan untuk angkutan laut, puncak mudik terjadi pada H-7 hingga H-2. Untuk puncak balik terjadi pada H+2 hingga H+8."Untuk angkutan udara, puncak mudik diperkirakan akan terjadi pada H-4 dan puncak balik pada H+4," tutur Hatta. (djo/sss)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait