WNA Pengedar Heroin Tewas Didor

WNA Pengedar Heroin Tewas Didor

- detikNews
Rabu, 04 Okt 2006 15:20 WIB
Jakarta - Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya berhasil membekuk 2 pengedar narkoba lagi. Satu pengedar terpaksa tewas didor saat akan melarikan diri.Dua tersangka itu bernama Raden Rubiana Wulan alias Rubi yang ditangkap pada Selasa 3 Oktober pukul 18.30 WIB di Jalan Menteng Jaya, Jakarta Pusat.Sedangkan satu tersangka lainnya adalah Eric, warga negara asing yang ditangkap di hari yang sama pukul 21.00 WIB di Jalan Petamburan, Jakarta Pusat."Saya dipaksa Eric karena sebelumnya pernah pinjam uang Rp 2 juta, diancam harus langsung lunas. Kalau nggak mau harus jadi kurir," kata Rubi kepada wartawan sambil menutupi wajahnya di Mapolda Metro Jaya, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (4/10/2006). Dari hasil penangkapan terhadap Rubi ditemukan barang bukti dua bungkus plastik kecil berisi heroin dengan berat total 48,5 gram dengan nilai Rp 24.250.000.Wanita yang tinggal di Cibinong dan memiliki seorang anak hasil hubungannya dengan warga Nigeria, Immanuel, mengenal Eric lewat kurir Eric bernama Daniel yang juga teman Immanuel. Rubi mengaku mendapat keuntungan untuk sekali pengiriman Rp 150.000."Tergantung perintah, sudah empat kali kirim ke dua tempat di daerah Menteng," katanya.Atas kerjasama Rubi, Eric akhirnya ditangkap di Petamburan. Selain itu juga dilakukan penggeledahan di kos-kosan Eric di Kemanggisan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Setelah dilakukan interogasi, Eric mengaku heroin miliknya didapat dari temannya yang tinggal di Apartemen Kemayoran, Jakpus. Namun saat dilakukan pemeriksaan ke tempat itu, Eric berusaha melarikan diri dan dikejar 3 anggota polisi. Satu anggota sempat memberikan tembakan peringatan sebanyak 3 kali, namun Eric tidak berhenti, sehingga polisi menembak kaki tersangka. Meski kakinya luka, langkah Eric tidak surut juga, polisi pun menembak tengkuk dan punggungnya hingga tewas. Sampai saat ini polisi belum tahu asal negara Eric. Demikian juga dengan Rubi. "Saya baru kenal Eric 6 bulan di tempat kerja di Tanah Abang," akunya. (umi/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads