Jika Asap Mengganggu, Menhub Minta Bandara Tutup Sementara

Jika Asap Mengganggu, Menhub Minta Bandara Tutup Sementara

- detikNews
Rabu, 04 Okt 2006 14:27 WIB
Jakarta - Asap pekat yang menyelimuti pulau Kalimantan diakui Menteri Perhubungan Hatta Radjasa memang mengganggu penerbangan. Pihaknya telah memberi peringatan kepada semua pengelola bandara untuk meningkatkan kewaspadaan."Kalau asap mengganggu, bandara harus ditutup sementara. Tapi tidak selamanya, hanya untuk sementara, sepanjang kabut hilang akan dibuka," kata Hatta usai rapat kerja dengan Komisi V DPR, di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (4/10/2006).Bandara yang rawan terhadap kabut asap menurut Hatta antara lain, Palembang, Jambi, Riau, Batam, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat dan Tarakan.Sementara itu mengenai tudingan asap adalah penyebab kecelakaan pesawat Mandala Selasa 3 Oktober lalu, Hatta belum mau menyimpulkan. Menurut dia, saat ini Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) masih terus melakukan penyelidikan."Saya tidak mau menyimpulkan, tim investigasi KNKT masih bekerja," ujarnya.Ditambahkan Hatta, sebenarnya kebijakan pemerintah tentang keselamatan transportasi sudah sangat ketat. Di beberapa bandara, kata dia, ada aturan-aturan yang lebih spesifik mengenai keselamatan."Di Makassar misalnya, jika landasannya basah maka pesawat diminta tidak mendarat, ada cuaca minimal," katanya. (ken/nrl)


Berita Terkait