Jangan Buru-buru Simpulkan Kecelakaan Mandala
Rabu, 04 Okt 2006 12:47 WIB
Jakarta - Pesawat Mandala Airlines tergelincir gara-gara kabut asap di Bandara Juwata, Tarakan, Kalimantan Timut. Menteri Kehutanan MS Kaban meminta semua pihak tidak buru-buru menyimpulkan."Jangan-jangan human error. Apakah penyebabnya kabut asap, lihat saja black box-nya," ujar Kaban sebelum raker dengan Komisi IV DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (4/10/2006).Namun Kaban mengakui jika daerah tersebut adalah area kebakaran hutan yang luas. Pemadaman titik-titik api di daerah tersebut sulit dilakukan. "Pemadamannya butuh bermenit-menit setiap titiknya," tuturnya.Menteri asal PBB ini menjelaskan, landasan pacu di Bandara Juwata sangat pendek dan bisa menyulitkan pilot. Namun dia menyerahkan penyelidikan ini pada Departemen Perhubungan dan kepolisian."Kita serahkan saja pada keduanya untuk menyelidiki," kata Kaban.AsapKaban menjelaskan, sejumlah titik api di Sumatera Selatan sudah dipadamkan. Dari 600 titik api, saat ini tinggal 300-an yang belum dipadamkan.Kesulitan dihadapi Dephut untuk memadamkan titik api di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Sebab arealnya luas dan memiliki lahan bergambut."Kalau di Kaltim tidak seberapa karena hanya dampak dari Kalteng dan Kalbar," jelasnya.
(fay/sss)











































