Korut Akan Uji Coba Nuklir, Sejumlah Negara Berang

Korut Akan Uji Coba Nuklir, Sejumlah Negara Berang

- detikNews
Rabu, 04 Okt 2006 09:50 WIB
Pyongyang - Krisis nuklir Korea Utara (Korut) kembali memanas. Bahkan kali ini, pemerintah Korut mengeluarkan pernyataan yang menimbulkan kekhawatiran negara-negara lain. Negeri komunis itu mengumumkan akan melakukan uji coba nuklir!Pengumuman Korut ini disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan atas program nuklir Iran. Ini pertama kalinya Korut secara terbuka mengumumkan niatnya untuk melakukan tes nuklir. Sebelumnya, Pyongyang hanya sekadar mengancam akan menggelar uji nuklir jika AS menjatuhkan sanksi terhadap negeri itu."Ancaman ekstrem perang nuklir dan sanksi serta tekanan AS mengharuskan DPRK untuk melakukan tes nuklir, proses esensial untuk meningkatkan kekuatan nuklir sebagai langkah pertahanan diri jika diserang," demikian statemen Kementerian Luar Negeri Korut seperti disampaikan kantor berita resmi Korut, KCNA. DPRK atau Republik Demokratik Rakyat Korea merupakan nama resmi Korut.Reaksi keras berdatangan dari negara-negara tetangga atas pengumuman Korut ini. Pemerintah Jepang menyebut rencana uji coba nuklir Korut tersebut benar-benar tidak bisa dimaafkan. Jepang mengancam akan bertindak tegas jika Korut jadi melakukan tes nuklir.Pernyataan senada disampaikan pemerintah Korea Selatan (Korsel). Negeri Ginseng itu menegaskan tidak akan mentolerir kepemilikan senjata nuklir oleh Korut. Korut pun diserukan untuk membatalkan rencana itu dan kembali ke meja perundingan tanpa syarat. "Jika Korut tetap melakukan tes nuklir, maka Korut harus bertanggung jawab penuh atas semua konsekuensinya," tegas juru bicara Kementerian Luar Negeri Korsel Choo Kyu-ho seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (4/10/2006).Kantor kepresidenan Korsel mengumumkan telah menaikkan "level keamanan" sehubungan dengan rencana Korut tersebut. Pejabat-pejabat keamanan berencana mengadakan pertemuan darurat untuk membahas isu ini.Sedangkan Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Condoleezza Rice menyebut pengumuman Korut itu sebagai "tindakan yang sangat provokatif". Rice mendesak negara-negara Asia untuk memikirkan kembali hubungan mereka dengan Korut. (ita/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait