RI Akan Buka Hubungan Diplomatik dengan Republik Palau

RI Akan Buka Hubungan Diplomatik dengan Republik Palau

- detikNews
Rabu, 04 Okt 2006 03:08 WIB
Jakarta - Indonesia berencana membuka hubungan diplomatik dengan sebuah negara yang masih berusia belia, Republik Palau. Negara ini baru berusia 12 tahun. Rencana tersebut disampaikan Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Primo Alui Joelianto dalam rapat dengar pendapat antara Departemen Luar Negeri dengan Komisi I DPR di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (3/10/2006)."Alasan utamanya ada 3, yaitu batas-batas maritim, soal konsuler agar kita bisa melindungi nelayan-nelayan kita, dan soal Papua," kata Primo.Republik Palau ini adalah negara yang merdeka pada 1 Oktober 1994. Negara ini terletak 200 mil ke timur Indonesia atau dekat dengan Filipina.Rencana pemerintah ini langsung ditanggapi skeptis anggota Komisi I dari FPDIP Permadi. Dia mempertanyakan alasan yang dikemukakan Primo tersebut."Melihat dari jumlah penduduknya yang kurang dari 20 ribu jiwa, kok rasanya jengah. Memang sudah ada berapa negara yang mempunyai hubungan diplomatik dengan Palau? Bagaimana sikap mereka terhadap Papua, mendukung OPM atau tidak?," ujar Permadi bingung. Mendengar pertanyaan Permadi itu, Primo menjelaskan bahwa saat ini baru 3 negara yang membuka perwakilannya di Palau. 3 Negara itu adalah Jepang, Filipina, dan Amerika Serikat. "Pertahanannya juga oleh Amerika Serikat selama 50 tahun. Republik Palau ini pun tidak pernah merugikan kepentingan Indonesia di PBB," ungkap Primo. (ary/ary)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait