Gasak Rp 354 Juta, 4 Perampok Dibekuk Polisi

Gasak Rp 354 Juta, 4 Perampok Dibekuk Polisi

- detikNews
Selasa, 03 Okt 2006 16:52 WIB
Jakarta - Setelah ditelusuri selama 10 hari, Polda Metro Jaya akhirnya membekuk 4 perampok nasabah bank. Dalam aksinya 11 September 2006 lalu, mereka menggasak uang korbannya sebanyak Rp 354 juta.Komplotan perampok ini terdiri dari Syaifullah bin Saadung alias Puloh, Hermansyah bin Jasirun alias Kucing, Syaiful Anwar alias Ipul, dan Haryono bin Sarijo alias Tono.Dijelaskan Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Carlo Tewu di Mapolda Metro Jaya, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa (3/10/2006), pada 11 September lalu, kelompok ini melumpuhkan korbannya di Jalan Andong Raya, Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat.Korban adalah dua karyawan dealer sepeda motor, Dedy (29) dan Abdi (30). Saat itu keduanya hendak menyetor uang sebesar Rp 354 juta ke BCA Cabang Slipi. Sekitar pukul 14.00 WIB, dua karyawan ini berboncengan dengan menggunakan sepeda motor Honda Supra Fit B 6776 SGM. Mereka berangkat dari kantornya yang berlokasi di Kota Bambu, Jakarta Barat.Rencananya, mereka akan menuju bank dengan melewati Jalan Andong dan keluar lagi di Jalan S Parman dekat RS Harapan Kita. Namun saat meluncur di Jalan Andong, mereka disergap 6 perampok yang menggunakan 3 sepeda motor.Salah satu pelaku yang memegang golok kemudian turun dari sepeda motor disusul rekan-rekannya dan menghampiri Dedy. Saat itu sempat terjadi tarik menarik tas. Namun tas terlepas setelah pelaku membacok tangan Dedy. Begitu tas diambil, Dedy dan Abdi berteriak minta tolong, sehingga menarik perhatian warga yang kemudian mengejar pelaku.Keenam perampok itu langsung tancap gas. Saking paniknya, salah satu sepeda motor sempat menabrak tukang minyak dan bajaj. Dari hasil penelusuran polisi terhadap registrasi dua sepeda motor diketahui motor yang digunakan merampok adalah Honda Kharisma B 7365 RP dan Suzukui Smash B 7229 ZE. Polisi melakukan penyelidikan dan menangkap 3 tersangka di kawasan Prumpung Jakarta Timur pada Kamis 21 September. Mereka adalah Syaifullah, Hermansyah, dan Syaiful Anwar. Dari pengakuan ketiganya, polisi kemudian menangkap Haryono di kawasan Bekasi Timur pada 26 September."Dua orang tersangka masih dikejar tapi identitasnya sudah kami ketahui," kata Carlo. (umi/bal)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait