Kekayaan Kapolri Rp 5,9 M Logis

Kadiv Humas Mabes Polri:

Kekayaan Kapolri Rp 5,9 M Logis

- detikNews
Selasa, 03 Okt 2006 16:05 WIB
Jakarta - Dalam tempo kurang dari 5 tahun, kekayaan Kapolri Jenderal Sutanto melejit nyaris 150 persen, dari Rp 2,4 miliar menjadi Rp 5,931 miliar. Lonjakan harta kekayaan itu dianggap hal yang logis. Lho!Logis, menurut Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Paulus Purwoko di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Selasa (3/10/2006), karena posisi Sutanto sebagai orang nomor satu di Polri."Wah itu yang tahu Kapolri. Yang jelas begini, pada posisi beliau ya logis saja gajinya, tunjangan-tunjangannya tidak akan habis dimakan toh," ujar Paulus.Sayang Paulus menolak menyebutkan besaran gaji pokok Sutanto. Alasannya, dia takut keliru karena yang paling tahu masalah itu ada di bagian keuangan."Begini, seperti contohnya ada yayasan-yayasan Polri. Beliau sebagai pembina kan juga ada tambahan tunjangan, kemudian ada lagi yang namanya Asuransi Bhayangkara, ya itu juga pasti ada tunjangan," beber Paulus.Usai menuturkan hal itu, Paulus enggan membahas soal kekayaan Kapolri lagi. "Mending tanyakan saja langsung ke Kapolri," tandasnya.Sebelumnya KPK mengumumkan lonjakan harta kekayaan Sutanto. Per 27 Desember 2001, KPK mencatat kekayaan Sutanto hanya Rp 2,4 miliar. Pada 6 Juni 2006, kekayaannya melonjak menjadi Rp 5,931 miliar.Harta tidak bergerak maupun harta bergerak lain milik Sutanto yang dilantik sebagai Kapolri pada 8 Juli 2005 lalu, tidak terjadi kenaikan. Bahkan harta bergeraknya mengalami penurunan.Namun yang fantastis adalah kenaikan giro, tabungan dan kas milik Sutanto lainnya yang cukup signifikan dari Rp 75 juta menjadi Rp 4,2 miliar. (umi/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads