Bush Sedih Dengan Penembakan Brutal di Sekolah
Selasa, 03 Okt 2006 09:47 WIB
Pennsylvania - Aksi penembakan brutal di lingkungan sekolah lagi-lagi terjadi di AS. Presiden AS George W Bush sangat bersedih dan terganggu atas kejadian itu.Pernyataan Bush ini disampaikan juru bicara Gedung Putih menyusul penembakan di sebuah sekolah di Pennsylvania yang menewaskan 3 gadis."Bush sangat sedih dan terganggu dengan kekerasan di sekolah belakangan ini," kata juru bicara Gedung Putih Dana Perino kepada wartawan seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (3/10/2006)."Itu (penembakan) menghancurkan hati rakyat Amerika karena anak-anak tak bersalah yang berada di sekolah untuk belajar malah disandera dan ditembaki," ujar Perino.Jaksa Agung AS Alberto Gonzales dan Menteri Pendidikan Margaret Spellings pekan depan akan mengadakan konferensi bersama-sama otoritas pendidikan dan penegak hukum untuk membahas peristiwa penembakan tersebut.Gonzales dan Spellings juga akan menemui penasihat kebijakan domestik Bush untuk membahas isu ini.Penembakan brutal di Pennsylvania dilakukan seorang pengemudi truk yang menembak 3 korbannya bak eksekusi sebelum kemudian menembak dirinya sendiri. Sedikitnya 7 orang lainnya mengalami luka-luka parah dalam teror penembakan ini.Insiden maut ini merupakan penembakan fatal ketiga di sekolah AS dalam sepekan terakhir. Pekan lalu, seorang pelajar putri berusia 16 tahun tewas ditembak seorang pria yang sempat menyandera 6 siswa di sebuah sekolah di Colorado. Pria bersenjata itu kemudian bunuh diri dengan menembak dirinya sendiri.Pada Jumat 29 September waktu setempat, kepala sekolah sebuah SMA di Wisconsin tewas ditembak seorang murid sekolah tersebut.
(ita/nrl)











































