Cemas Dempo Meletus, Warga Pagaralam Mengungsi
Selasa, 03 Okt 2006 00:10 WIB
Palembang - Meski status Gunung Dempo di Provinsi Sumatra Selatan, masih waspada atau berada pada level II, warga yang tinggal di sekitar gunung Dempo mulai eksodus. Beberapa warga kota Pagaralam meninggalkan rumah lantaran cemas Gunung Dempo meletus lebih besar."Dari pada terjadi hal yang tidak diinginkan kami sekeluarga balik ke Palembang, mumpung bulan puasa, anak-anak tidak sekolah," kata Lenon, salah satu warga yang yang saat ini menetap di salah satu rumah familinya di Palembang, Senin (2/10/2006).Menurut dia, beberapa rekannya, sesama pegawai negeri, banyak yang mengamankan keluarganya di Palembang atau kota lain seperti Muaraenim dan Lubuklinggau. "Saya tetap bekerja. Hari ini, saya izin tidak masuk," kata Lenon.Semburan lumpur akibat letusan Gunung Dempo pada Senin 25 September 2006 lalu terus mencemari sungai di Pagaralam dan Lahat. Meski dinyatakan tidak berbahaya, lumpur panas itu menyebabkan sejumlah habitat di sejumlah sungai kecil mati.Pemerintah Pagaralam, daerah yang paling dekat dengan Gunung Dempo telah membuka posko bencana di setiap kecamatan di Pagaralam. Posko ini dibuat untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya ledakan Gunung Dempo yang lebih besar.
(ken/fjr)











































