Asap Tebal Masih Selimuti Pontianak, Penerbangan Terganggu

Asap Tebal Masih Selimuti Pontianak, Penerbangan Terganggu

- detikNews
Senin, 02 Okt 2006 10:47 WIB
Pontianak - Kabut asap tebal masih menyelimuti kota Pontianak, Kalimantan Barat. Kabut asap tebal ini sudah berlangsung dua bulan lebih dan mengganggu aktivitas warga.Salah satu aktivitas warga yang terganggu akibat kabut asap ini adalah penerbangan. Bandara Supadio Pontianak sejak pagi tadi sepi dari lalulalang penerbangan karena tidak ada pesawat yang berani mendarat maupun lepas landas. Jarak pandang pada pukul 07.00 Wita hanya berkisar sekitar 200 meter."Bila cuaca seperti ini, pesawat tidak ada yang berani mendarat. Biasanya pilot mengalihkan pendaratan sambil menunggu cuaca cerah," kata Nur, petugas Bandara Supadio saat dihubungi detikcom melalui sambungan telepon, Senin (2/10/2009).Pesawat Adam Air dari Jakarta yang seharusnya mendarat di Bandara Supadio sekitar pukul 08.00 Wita, gagal mendarat karena pekatnya kabut asap. Akhirnya, pesawat mengalihkan pendaratan ke Bandara Palembang sambil menunggu cuaca cerah.Kabut asap yang menyelimuti kota Pontianak disebabkan pembakaran hutan dan lahan gambut yang terjadi hampir di seluruh wilayah Kalimantan.Akibat asap yang tak kunjung menghilang, warga prihatin. Salah seorang warga Pontianak, Heru Senohadi mengaku prihatin dengan kondisi sekarang ini. "Bagaimana tidak prihatin, hujan yang baru saja mengguyur pada awal bulan Ramadan tiba-tiba saja mulai tadi pagi kabut asap tebal kembali menyelimuti kota Pontianak. Entah hal ini terjadi akibat pembakaran lahan ataukah kebakaran lahan gambut di sekitar kota. Jarak pandang pada pukul 08.00 Wita hanya sekitar 150 meter. Aktivitas bandara bisa tertunda hingga siang hari," tulis Heru melalui email yang dikirim ke detikcom. Heru berharap hujan segera turun sehingga bisa mengusir kabut asap yang sudah mengganggu kesehatan dan aktivitas warga ini. (jon/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait