Deplu RI Beritahu Keluarga Eric Wotulo dkk Via SMS
Minggu, 01 Okt 2006 16:05 WIB
Jakarta - Pekerjaan Deplu RI bertambah dengan ditangkapnya 4 WNI broker senjata di AS. Deplu menyatakan pihaknya telah menghubungi keluarga tersangka untuk memberitahukan hal itu.Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Deplu Ferry Adamhar menyatakan, pihaknya telah menghubungi keluarga para tersangka lewat telepon dan SMS.Pihaknya masih belum mengabarkan secara resmi karena belum ada laporan terperinci dari pihak Konjen RI di Los Angeles (LA) yang mengurusi hal itu. "Kami masih menunggu Konjen konsultasi dengan aparat yang menangkap," katanya saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (1/10/2006).Meskipun pihak keluarga sudah mengetahui, Ferry mengaku hingga saat ini belum ada pihak keluarga yang datang ke Deplu untuk meminta keterangan. Keempat WNI tersebut adalah Haji Subandi (69), Reinhard Rusli (34), Helmi Soedirdja (33), dan Eric Wotulo (60). Yang terakhir disebut-sebut sebagai pensiunan jenderal TNI. Selain itu turut dibekuk juga Haniffa Osman (55) warga Singapura dan Varatharasa (36) asal Sri Lanka. Keenam orang ini dikenai ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara karena berkonspirasi mengekspor senjata secara ilegal dan 20 tahun penjara untuk pencucian uang.
(nrl/nrl)










































