Pemudik Padati Stasiun Senen
Minggu, 01 Okt 2006 14:05 WIB
Jakarta - Sama seperti Stasiun Gambir, pemudik tampak memadati Stasiun Senen. Kebanyakan dari mereka datang mengantre tiket KA arus balik baik kelas bisnis maupun eksekutif. Namun situasi ini tidak seramai 3 hari yang lalu."Pemesanan tiket arus balik puncaknya terjadi pada tanggal 29 September, banyak pembeli yang sampai tidur di stasiun," ujar Wakil Kepala Stasuin Ata Sudarta, ketika ditemui detikcom di kantornya, Minggu (1/10/2006).Berdasarkan data yang diperoleh detikcom, tiket KA arus balik pada tanggal 29 Oktober untuk semua jenis KA dari Surabaya, Semarang, Solo, Yogyakarta, Malang, dan Madiun sudah habis dipesan.Sementara itu di loket ekonomi, antrean pemudik juga tampak memanjang. "Antrean kali ini cukup panjang, namun ini terjadi karena hari Minggu, kemungkinan besok tidak seramai ini," ujar salah seorang petugas KA, Warsono.Untuk keberangkatan tanggal 20-22 Oktober, stasiun menyiapkan 2 KA tambahan baik itu kelas bisnis maupun kelas eksekutif, yakni KA Senja Utama Yogya dan Sawunggalih.Seperti halnya di Stasiun Gambir, calo juga gentayangan di Stasiun Senen. Di luar loket resmi calo berupaya menawarkan tiket kelas eksekutif dan bisnis. Namun mereka menolak menyebut harga tiket sebelum calon pembeli menyatakan bersedia membeli tiket.Saat keberadaan calo ini dikonfirmasi kepada Ata, Ata mengatakan sistem pemesanan tiket 30 hari sebelum keberangkatan mematikan gerak calo."Tidak mungkin ada calo, kita sudah mengantisipasi adanya calo antara lain dengan mengatur antrean, satu orang maksimal 4 tempat duduk dalam satu kereta, sehingga tidak mungkin ada calo," kata Ata.
(ddn/nrl)











































