Habibie Kaget Respons Tinggi Masyarakat Terhadap Bukunya
Sabtu, 30 Sep 2006 23:14 WIB
Jakarta - Kaget dan tidak percaya, itulah yang dirasakan mantan Presiden BJ Habibie ketika tahu respons masyarakat yang begitu antusias terhadap buku karyanya. Ini membuktikan masyarakat Indonesia semakin kritis."Saya bersyukur karena itu suatu tanda rakyat semakin kritis," kata Habibie di Kantor The Habibie Center, Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (30/09/2006).Dituturkan Habibie, keputusan mencetak hany 5000 eksemplar pada cetakan pertama didasarkan pada hasil survei tim pemasarannya ke sejumlah toko buku di Jakarta. "Waktu selesai, buku itu saya serahkan pada tim untuk memasarkan. Tim itu pergi ke toko-toko buku. Mereka bilang ke pemilik pemilik toko, ini bukunya Pak Habibie, sekitar 500 halaman. Berapa saya bisa taruh? Toko buku itu bilang, paling banter hanya 5 eksemplar," kisah Habibie."Padahal itu toko di jakarta loh. Berdasarkan itu kita cetak 5 ribu, eh ternyata habis," imbuh Habibie.Mengenai pihak-pihak yang protes dengan tulisannya, dia menegaskan kepada pihak yang keberatan untuk menulis buku yang sama sesuai versinya masing-masing. Tidak hanya Prabowo saja, karena tokoh dan pelaku sejarah saat itu sangat banyak."Tidak mungkin seorang presiden berbohong. Saya cerita apa adanya berdasarkan catatan saya. Silakan dibaca bukunya. 500 halaman itu kan mengenai banyak masalah. Soal prabowo kan hanya 3 halaman," tukasnya.
(bal/bal)











































