Sejak Januari, RS Kariadi Semarang Terima 15 Pasien Suspect AI

Sejak Januari, RS Kariadi Semarang Terima 15 Pasien Suspect AI

- detikNews
Sabtu, 30 Sep 2006 20:20 WIB
Semarang - Sejak Januari 2006 hingga September, tercatat 15 pasien suspect Avian Influenza (AI) atau flu burung yang ditangani RS Kariadi Semarang. 4 Pasien diantaranya meninggal dunia.Empat pasien yang meninggal itu, terdiri dari tiga orang dewasa dan satu anak. Namun berdasarkan diagnosa tim medis, yang positif flu burung hanya satu orang yakni, Wahyu Kurniawan (3,9) asal Banjaran Cengklik, Suruh, Kab Semarang.Anggota Tim Penanggulangan Flu Burung RS Kariadi Semarang Dr Agus Suryantomenyatakan, tiga pasien dewasa yang meninggal adalah rujukan dari rumah sakit lain. Sebelum meninggal, tim medis sempat mengidentifikasi bahwa mereka sesungguhnya tidakterjangkit AI."Berarti, hingga kini, hanya satu orang yang benar-benar meninggal karena fluburung. Yang lain, meinggal karena penyakit lain," katanya di RS Kariadi Jalan DR Sutomo, Sabtu (30/9/2006).Agus menjelaskan, pasien yang datang ke RS Kariadi karena khawatir terjangkit AIbiasanya mengalami gejala yang hampir mirip dengan pasien AI seperti panas daninfeksi saluran pernafasan akut (ISPA). Namun, dari seluruh pasien, tidak semuanya punya riwayat kontak dengan unggas yang mati mendadak."Karena virus H5NI bisa saja tertular tanpa kontak langsung dengan unggas, mereka (pasien dengan gejala AI) datang ke sini. Mungkin mereka khawatir, padahal itu hanya penyakit biasa," lanjutnya.Agus memaparkan, sebagai RS rujukan untuk penanganan AI, tim medis RS Kariadi selalu melakukan upaya darurat ketika ada pasien yang mengaku mengalami gejala flu burung. Pasien akan di tempatkan di ruang isolasi, disuntik anti virus dan diberi tamiflu."Itu prosedur tetap (protap) WHO dan Depkes. Selanjutnya, tim medis akan mengambil sampel darah pasien untuk diteliti. Sedangkan pengambilan sampel darah unggas dan penyemprotan di lingkungan pasien dilakukan Dinas Pertanian dan Dinas Kesehatan," terangnya.Pasien suspect AI terakhir yang masuk RS Kariadi adalah Bimo Alamsyah (2 tahun 7 bulan). Anak yang berasal dari Dukuh Dawung, RT 04/ RW III, Kelurahan Kedung Pane, Kecamatan Mijen, Semarang ini tiba di RS Kariadi Kamis (28/9) lalu, dan kini tengah menjalani perawatan di ruang isolasi. (bal/bal)


Berita Terkait