BEM Joglosemar Demo Tolak Impor Beras
Sabtu, 30 Sep 2006 18:16 WIB
Semarang - Puluhan aktivis BEM Joglosemar (Jogjakarta, Solo, dan Semarang) berunjuk rasa menolak impor beras yang akan efektif diberlakukan pada Minggu, 1 Oktober besok.Aksi di tengah cuaca terik itu dimulai dari Bundaran Air Mancur Semarang, JalanPahlawan Semarang. Dengan menenteng sejumlah poster mahasiswa asal UGM, UNY(Yogyakarta) Undip, Unnes (Semarang) dan UNS (Solo) berorasi sambil membagi-bagikan selebaran kepada pengguna jalan.Setelah puas berorasi, massa menuju Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah yang letaknya hanya 50 meter dari lokasi awal. Tak lama kemudian, mereka menuju Kawasan Simpang Lima.Dalam orasinya, massa yang mengenakan jaket almamater ini menyebutkan, adanya kebijakan impor beras tak lepas dari permainan cukong di pemerintahan. Dengan impor, para mafia bisa mengeruk keuntungan."Karena itu, pemerintah harus berani membersihkan cukong beras di institusinya.Kalau tidak, petani akan terus menderita," kata Korlap Anggit PS.Cuaca yang sangat terik tampaknya tak memengaruhi antusiasme peserta aksi. Daripusat kota, Simpang Lima, para mahasiswa menuju ke Kantor RRI Semarang di JalanAhmad Yani yang jaraknya sekitar 1 KM.Di Kantor RRI, mereka menggelar happening art sebelum akhirnya melakukansiaran langsung. Di tempat itulah, para aktivis mengakhiri aksinya untuk kembali ke Kampus Undip di Jalan Imam Bardjo.
(bal/bal)











































