Seleksi Hakim Agung Harus Tetap Utamakan Moralitas & Integritas

Seleksi Hakim Agung Harus Tetap Utamakan Moralitas & Integritas

- detikNews
Sabtu, 30 Sep 2006 09:55 WIB
Jakarta - Komisi Yudisial (KY) masih melakukan proses seleksi hakim agung. Setelah dites kepribadian tercatat 49 calon hakim agung tidak ada satu pun yang memiliki nilai moral yang baik, alhasil hanya 9 calon yang lolos. Sebab itu, nantinya KY diminta untuk tidak memaksakan diri untuk meloloskan para calon hakim agung itu sekedar untuk memenuhi quota."Kalau dari hasil seleksi tidak memenuhi syarat jangan dipaksakan. Tidak ada yang lolos juga tidak masalah," kata pengamat hukum Denny Indrayana, kepada detikcom, Sabtu (30/9/2006).Denny menekankan bahwa hakim-hakim yang bersih dibutuhkan untuk memperbaiki lembaga Mahkamah Agung (MA) dan utamanya memberantas praktek mafia peradilan."Poin yang paling penting yaitu integritas dan moralitas, ini yang diperlukan," cetusnya.Dia mengkhawatirkan bila para calon hakim agung memiliki moralitas yang kurang baik akan kesulitan menciptakan peradilan yang bersih. Namun Denny masih memiliki harapan pada tahap wawancara nanti semuanya bisa diperbaiki."Ya kalau tidak ada yang cocok juga, KY jangan meneruskan. Hasil 9 hakim yang lolos ini juga kan hasil tes PPSDM (Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia) UI. Tapi nanti kalau memang hasilnya seperti ini, mungkin mereka calon terbaik dari calon hakim yang mendaftar," urainya.9 Dari 50 peserta seleksi calon hakim agung dinyatakan lolos tes kepribadian. 9 nama ini dipilih berdasarkan penilaian dari Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Universitas Indonesia (UI). Setelah ini, mereka akan mengikuti tes wawancara yang akan berlangsung 31 Oktober-1 November 2006.9 Nama yang lolos yakni Abdul Gani Abdullah; Ahmad Ali; Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bengkulu Ahmad Mukhsin Asyrof; Aminuddin Salle; Ketua PT Palu Bagus Sugiri; Guru Besar Universitas Padjadjaran Komariah E Sapardjaja; Dirjen Badan Peradilan Umum MA Hatta Ali; Munir Fuady dan Sanusi Husin. (ndr/ndr)



Berita Terkait