BRR Harus Komunikasikan Hasil Kerjanya kepada Masyarakat
Jumat, 29 Sep 2006 16:55 WIB
Lhok Seumawe - Kerusuhan yang terjadi di kantor Badan Rekonstruksi dan Rehabilitasi (BRR) Aceh-Nias disebabkan kurangnya komunikasi dengan masyarakat. Karenanya, Ketua MPR Hidayat Nur Wahid meminta BRR memberikan penjelasan kepada masyarakat perihal kewenangan dan kinerjanya selama ini. "BRR harus jelaskan apa yang menjadi kewenangan, kendala, atau masalah yang dihadapi BRR selama ini. Ini harus dikomunikasikan," cetus Hidayat saat bertemu Bupati dan tokoh masyarakat dalam rangkaian acara Safari Ramadan di Pendopo Bupati Aceh Utara, Lhoksemumawe, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Jumat (30/9/2006). Aksi demonstrasi yang berujung pada kerusuhan tersebut, tambah Hidayat, sebaiknya disikapi sebagai pemicu kinerja BRR ke depan. "Unjuk rasa harus dimaknai sebagai pemicu agar BRR bekerja lebih profesional," tandasnya. Sementara itu anggota DPR asal Aceh Nasir Djamil meminta presiden melakukan terobosan dalam pelaksanaan rekonstruksi dan rehabilitasi Aceh. "Presiden harus minta menteri-menteri terkait agar bisa mengelola ini dengan baik. Pimpinan lembaga negara harus saling berkomunikasi dan saling mengingatkan," tandas cawagub NAD dari PKS ini.
(fjr/asy)











































