Eks Korban Politik 1965 Minta Keadilan

Eks Korban Politik 1965 Minta Keadilan

- detikNews
Jumat, 29 Sep 2006 16:47 WIB
Jakarta - Meski sudah 41 tahun berlalu, tapi para korban politik 1965 masih belum merasakan keadilan. Mereka meminta kepada pemerintah untuk merehabilitasi nama baiknya. Karena mereka dihukum tanpa proses yang jelas."Saya dipenjara selama 14 tahun di Nusakambangan tanpa ada pengadilan. Kita minta direhabilitasi," kata seorang korban tahanan politik 1965 Tjasman dalam jumpa pers yang digelar Kontras di Jl Borobudur 14, Jakarta, Jumat (29/9/2006).Selain tidak adanya proses hukum, para korban politik 1965 itu juga menerima perlakuan yang kurang layak pada waktu itu. "Kita ditangkapi dan diculik. Tapi kita sendiri tidak tahu apa kesalahannya. Waktu saya ditangkap, rumah saya diobrak-abrik dan saya nyaris dibunuh," beber Tjasman.Oleh karena itu, para eks korban politik 1965 yang berkumpul di kantor Kontras, meminta supaya pemerintah saat ini bisa memberikan andil kepada mereka untuk perbaikan. "Karena kita dihukum tanpa ada alasan yang jelas," pinta Catur, seorang mantan tahanan politik lainnya. (ahm/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads