Kadernya Dianiaya KAM Trisakti, HMI Mengadu ke DPR
Jumat, 29 Sep 2006 15:35 WIB
Jakarta - Setelah balas merusak sekretariat Kesatuan Aksi Mahasiswa (KAM) Trisakti, HMI juga mengadukan kasus penganiayaan yang menimpa kadernya ke DPR. HMI meminta dukungan DPR agar kepolisian mengusut tuntas kasus itu.Rombongan yang dipimpin Ketua Umum PB HMI Fajar R Zulkarnaen diterima Wakil Ketua DPR Zaenal Ma'arif dan anggota Komisi I DPR dari FBPD Ali Mochtar Ngabalindi Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (29/9/2006)."Kami meminta dukungan DPR agar mendorong kepolisian mengusut tuntas penganiayaan kader HMI dan menangkap pihak internal kampus yang melindungi aksi tersebut. Kami menilai tindakan tersebut sebagai gerakan komunisme," kata Fajar.Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPR Zaenal Ma'arif berjanji akan menindaklanjuti."Saya akan segera menindaklanjuti pengaduan ini kepada Komisi III DPR dan mengirim surat kepada Kapolri," ujar Zaenal.Kasus penganiayaan terjadi saat kader HMI akan mengadakan acara temu kader menyambut bulan suci Ramadan pada 23 September. Kader HMI dicaci maki aktivis KAM Trisakti. "HMI haram di kampus C, yang ada palu arit," teriak mereka.Tidak hanya itu, 5 kader HMI dianiaya dan satu orang mengalami luka akibat sabetan celurit. Tidak terima dicaci maki, kader HMI melakukan aksi balasan dengan merusak Sekretariat KAM Trisakti pada 25 September.
(aan/nrl)











































