Awas! Daging Sapi Oplos Babi Marak Jelang Lebaran

Awas! Daging Sapi Oplos Babi Marak Jelang Lebaran

- detikNews
Jumat, 29 Sep 2006 14:47 WIB
Jakarta - Permintaan daging sapi menjelang lebaran diperkirakan naik tajam. Pemerintah mengimbau masyarakat berhati-hati dan mewaspadai munculnya daging sapi oplos babi menjelang lebaran seperti yang ditemukan di wilayah Bekasi beberapa waktu lalu."Daging oplosan umumnya muncul dan diperdagangkan di pasar tradisional, di luar kios resmi penjualan dengan harga lebih murah," kata Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner, Ditjen Peternakan, Departemen Pertanian, Turni Rusli Samsudin, saat ditemui di kantornya, Jalan Margasatwa, Ragunan, Jakarta Selatan, Jumat (29/9/2006).Dijelaskan Turni Rusli, daging oplosan biasanya diperdagangkan oleh pedagang musiman. Sampai saat ini di Jakarta belum ada kasus daging oplosan. "Beberapa waktu lalu di Bekasi muncul kasus oplosan daging sapi dengan babi, karenanya kami minta masyarakat hati-hati menjelang lebaran ini," jelasnya.Sementara mengenai kemungkinan beredarnya daging sapi glonggongan, berdasarkan hukum sudah ada fatwa MUI yang mengharamkan penjualan sapi glonggongan. Sapi glonggongan adalah sapi yang dipaksa minum air dengan memasukkan selang ke mulut sapi, sehingga kandungan air dalam daging sapi menjadi besar. Kasus ini marak pertama kali di Jawa Tengah."Sampai saat ini belum ada kasus di Jakarta. Untuk pengiriman daging dari Jawa Tengah ke Jakarta dari Ditjen Peternakan melakukan pengawasan secara ketat," ujar dia.Permintaan masyarakat terhadap daging sapi diperkirakan melonjak tajam pada H-2 Lebaran. Untuk harga daging sapi, sampai saat ini masih wajar, dengan kenaikan 5-10 persen dari harga normal. Namun diperkirakan pada H-2 akan semakin meningkat. (jon/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads