Kontroversi Buku Habibie Tuntas Bila Wiranto Buka Mulut
Jumat, 29 Sep 2006 13:38 WIB
Jakarta -
Kontroversi seputar 'Detik-detik yang Menentukan' karya mantan Presiden BJ Habibie akan segera tuntas jika Jenderal TNI (Purn) Wiranto bersedia buka mulut.Demikian kata Wakil Ketua MPR AM Fatwa di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (29/9/2006)."Karena tulisan Habibie data-datanya informasi dari Wiranto, sebaiknya Wiranto juga harus buka mulut," ujarnya.Menurut Fatwa, pernyataan Wiranto ini sangat diperlukan agar polemik tentang rencana kudeta Pangkostrad waktu itu Letnan Jenderal TNI Prabowo segera tuntas. "Wiranto harus tampil, karena dia salah satu tokoh kunci dalam detik-detik reformasi," tukas fungsionaris PAN ini.Fatwa juga menyampaikan dukungannya terhadap rencana Prabowo menulis buku tandingan. Cara tersebut, menurut Fatwa, dapat lebih memperkaya perspektif dan informasi seputar pergantian kekuasaan pada tahun 1998 lalu."Bagus kalau Pak Prabowo mau menulis buku. Nanti biar ahli sejarah yang menganalisis dan kita yang menilai,"tambah politikus yang sempat menjadi tahanan politik (tapol) Orde Baru ini.
(ken/nrl)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































