Kesaksian Warga Saat Rumah Nenek Deliana di Jaktim Terbakar

Kesaksian Warga Saat Rumah Nenek Deliana di Jaktim Terbakar

Kurniawan Fadilah - detikNews
Sabtu, 29 Jul 2023 17:59 WIB
Rumah Nenek Deliana yang Terbakar di Jaktim
Rumah Nenek Deliana yang terbakar di Jaktim (Fadil//detikcom)
Jakarta -

Kebakaran yang terjadi di salah satu rumah di Jalan Cipinang Muara 1, Gang Merapi, RT 008 RW 03, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur (Jaktim), telah merenggut satu nyawa. Korban merupakan pemilik rumah Nenek Deliana (63).

detikcom menyambangi rumah tersebut, Sabtu (29/7/2023), kondisi rumah sudah dilingkari garis polisi. Rumah dua lantai ini tampak hangus. Puing bangunan dan pecahan kaca jendela juga terlihat di lantai teras rumah.

Tetangga Nenek Deliana, Debby (42), bercerita mendengar suara teriakan 'tolong' pukul 02.20 WIB. Saat itu Debby, yang tengah mencuci piring, bergegas keluar. Dirinya melihat tetangga lainnya mencoba masuk ke dalam rumah Nenek Deliana.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bapak sebelah sana si Papa Tessa lari, buka pagar rumah Uni (Nenek Deliana), tapi nggak bisa. Akhirnya dia loncat kan, dia dobrak pintunya, akhirnya udah ada api. Dia ambil karung, dia masuk lagi udah nggak bisa. Akhirnya dia keluar, dia lompat dia bilang tolong... api," kata Debby kepada detikcom di rumahnya, Sabtu (29/7/2023).

Debby, yang melihat dan mendengar kabar tersebut, langsung mencari pertolongan dengan membangunkan keluarganya. Debby juga sempat memanggil tetangga lainnya yang kebetulan sedang duduk-duduk di belakang rumahnya.

ADVERTISEMENT

"Saya minta tolonglah 'tolong... tolong... rumah Uni kebakaran'. Pada nanya, 'Di mana, Tante?' Saya bilang itu di sebelah rumah saya, udah masuk lewat rumah saya aja. Nah, dari situ warga saling bantu nyari selang, nyari ember, siram-siram," tutur Debby.

Saat warga berusaha memadamkan api, anak Debby dan satu tetangga lainnya yang merupakan petugas pemadam kebakaran (damkar) bergegas menghubungi pihak damkar. Debby mengatakan petugas damkar tiba di lokasi pukul 02.30 WIB. Setelah itu, Debby berusaha mengungsikan anak-anaknya keluar dari rumah.

Debby menjelaskan saat itu posisi Nenek Deliana terjebak di dalam rumah. Persisnya Nenek Deliana berada di kamar mandi berdekatan dengan dapur. Kondisi ini membuat nenek Neliana kesulitan keluar.

"Nah, yang punya rumah si uni ini kejebak di dalam. Jadi dia (Nenek Deliana) nggak kebakar sih katanya, cuma kena hawa panas, karena dapur sama kamar mandi berdekatan. Nah apinya keluar dari arah dapur entah dari kompor mungkin ya. Dia mungkin mau ambil air buat disiram, tapi itu kan nggak bisa disiram ya, mesti ditutup pakai karung basah," jelas Debby.

"Uni ini jalannya sudah susah, merambat ke tembok. Karena stroke, jadi susah. Mungkin karena asap, jadi sesak kali ya. Posisi Uni terakhir di kamar mandi, itu juga kan ditemuin sama damkar karena warga nggak berani masuk karena api sudah besar. Jadi kan di sebelah pintu itu ada jendela sedikit, nah warga nyiram apinya di situ baru damkar masuk untuk angkat jenazahnya," sambungnya.

Selain Debby, Ketua RT 008, Sudarmono (63), menyampaikan pukul 02.30 WIB api sudah berkobar. Kepulan asap hitam tebal juga terlihat jelas sehingga menyulitkan warga untuk memadamkan api.

"Jam 02.30 WIB itu api sudah besar, besar banget. Jadi posisi Uni (Nenek Deliana) itu terhalang api. Asapnya juga sudah tebal sekali, sudah tidak bisa kelihatan. Menurut keterangan sih dari gas ya, gasnya meledak," ujar Sudarmono kepada detikcom.

Sudarmono menerangkan Nenek Deliana memang diketahui warga biasa memanaskan masakan di jam kejadian kebakaran terjadi. Sebab, Nenek Deliana memasak untuk anaknya yang merupakan seorang pedagang lontong sayur, yang biasa membuka dagangannya di pinggir jalan setiap pagi.

"Mungkin jam 02.00 WIB kan biasanya Uni masak. Jadi beliau itu tiap malam masak untuk dijual di depan di pinggir jalan. Kemungkinan loh ya jam 02.00 WIB itu dia mau masak. Kalau masalah kejadian mulainya kebakaran seperti apa, tidak ada yang tahu. Uni cuma masak, yang jualan anaknya," terang Sudarmono.

Sebelumnya, kebakaran rumah terjadi di Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur (Jaktim). Seorang nenek bernama Deliana (70) tewas dalam insiden tersebut.

Kepala Seksi Operasi Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jaktim Gatot Sulaman mengatakan kebakaran terjadi di Jalan Cipinang Muara 1 RT 008 RW 03, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jaktim. Petugas pemadam kebakaran (damkar) menerima informasi terjadinya kebakaran pada pukul 02.48 WIB, Jumat (28/7).

Sebanyak 10 unit mobil damkar dan 50 personel dikerahkan ke lokasi kebakaran. Api dapat dipadamkan dan petugas melakukan pendinginan pada pukul 03.17 WIB.

Kebakaran diduga terjadi karena terjadinya kebocoran tabung kompor gas. Warga melaporkan api sudah membesar.

Lihat juga Video 'Penampakan 32 Rumah di Jambi Terbakar, Kerugian Capai Rp 1 M':

[Gambas:Video 20detik]



(zap/zap)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads