Mudik dengan Kapal Laut
Jumat, 29 Sep 2006 08:39 WIB
Jakarta - Kemacetan sudah pasti bakal ditemui transportasi darat dalam setiap arus mudik dan arus balik. Kereta api (KA) yang masih jadi primadona, membuat antrean tiket sangat panjang, dan tiket cepat habis di pasaran."Kapal bisa jadi alternatif untuk hindari macet, kehabisan tiket KA, atau ada yang merasa berat dengan tarif pesawat," ujar Kabag Reservasi dan Tarif Pelni, Effendi, dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (29/9/2006).Bila dicermati, dengan tarif yang hampir sama, penumpang kapal bisa mendapatkan pelayanan yang lebih memuaskan. Misalnya KA eksekutif jurusan Jakarta-Surabaya pada H-5 sudah memasang tarif Rp 350.000. Sedangkan rata-rata kapal memasang tarif lebih rendah, sekitar Rp 245.000 untuk kelas III. Meski ada pula yang mematok harga Rp 400.000 hingga Rp 936.000."Untuk kelas III kita sediakan 6 tempat tidur dalam 1 kamar, makan prasmanan, dan kamar mandi luar," imbuh Effendi.Selain itu, untuk menghilangkan penat, para penumpang bisa menonton film di mini theatre dengan biaya Rp 5.000-Rp 10.000. "Tergantung filmnya, kalau film yang box office ya Rp 10.000," lanjut Effendi.Bahkan penumpang juga bisa bernyanyi dan bergoyang di sebangsa pub live music, tanpa dipungut biaya lagi. "Mudik dengan kapal laut juga oke kok," promosi Effendi sambil tertawa.
(nvt/nrl)











































