Mampukah Indonesia Membuat Kapal Perang?

Mampukah Indonesia Membuat Kapal Perang?

- detikNews
Jumat, 29 Sep 2006 00:15 WIB
Surabaya - Presiden SBY meminta Indonesia bisa mengembangkan industri pertahanan sendiri untuk mengurangi ketergantungan pengadaan peralatan militer dan kapal perang dari luarnegeri."Kita siap membuat kapal korvet, desain body tidak ada masalah, tinggal transfer teknologinya. Kalau outsourcing kita rugi, bagaimana mengintegrasikan teknologi dengan misi kapal itu," ungkap Kepala Pimpro Land Platform Dock (LPD) Divisi Kapal Perang PT PAL Indonesia, Syaukani, yang ditemui wartawan di pabrik Divisi Kapal Perang PT PAL Indonesia, Tanjung Perak, Surabaya, Kamis (28/9/2006).Namun menurut Syaukani, pihaknya dalam membuat kapal perang jenis korvet belum tahu harus mengacu ke mana dalam menstransfer teknologinya, apakah Belanda atau Rusia. Namun sebenarnya PT PAL telah mampu membuat kapal LPD seberat 70.000 ton untuk niaga.Sedangkan untuk kapal perang, jenis LPD standar itu harus dimodifikasi untuk keperluan militer. Sedangkan untuk kapal jenis lainnya, PT PAL sudah mempu membuat 12 kapal jenis Fast Patrol Boat (FPB) untuk TNI AL, Polri dan Bea Cukai, termasuk meng-overhaul kapal-kapal perang lama yang dimiliki TNI AL.Tidak hanya peralatan untuk TNI AL, menurut Sekjen Dephan Letjen TNI Sjafrie Sjamsoeddin, untuk TNI AD juga sedang dikembangkan prototype kendaraan tempur lapis baja Angkutan Personel Sedang (APS) yang dibuat PT Pindad."Ini akan ditunjukkan pertama kali pada 5 Oktober 2006 mendatang. Ini untuk menambah kekuatan pasukan kavaleri," jelas Sjafrie.Selain itu, PT Dirgantara Indonesia juga akan mengembangkan roket. PT LEN yang bergerak di bidang elektronik dan komunikasi akan mengembangkan sistem komunikasi dan satelit untuk TNI, serta bahan peledak yang dikembangkan oleh PT Dahana dan Pindad."Kita coba menjadi show room agar produksi kita bisa dibeli luar negeri, tidak hanya di dalam negeri. Tidak hanya untuk militer tapi di luar militer," tandasnya. (zal/nvt)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads