Awas Preman Pengkapling Kasur di Kapal Penumpang

Awas Preman Pengkapling Kasur di Kapal Penumpang

- detikNews
Kamis, 28 Sep 2006 20:29 WIB
Jakarta - Arus mudik dijadikan momentum sebagian orang untuk mengeruk keuntungan. Tak terkecuali para preman yang memanfaatkan kepadatan kapal penumpang.Biasanya para preman mulai beraksi pada H-7. Sebab saat itulah peak mulai terjadi. Modus operandi yang digunakan adalah dengan mengkapling tempat tidur di kelas ekonomi menggunakan tali rafia, seolah-olah kasur itu milik mereka."Mereka biasa memasang tarif Rp 50.000 per kasur per penumpang, padahal para penumpang seharusnya mendapat jatah sesuai tiket mereka," kata Kepala Seksi Pengamanan dan Ketertiban Pelabuhan Tanjung Priok Nafri di kantor Administratur Pelabuhan, di Kompleks Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (28/9/2006).Nafri mengaku pihaknya menemui kesulitan dalam memberantas preman tersebut. Sebab mereka biasa bekerja secara individu, dan langsung melarikan diri saat petugas melakukan operasi."Tentu saja mereka kita waspadai. Biasanya mereka masuk ke kapal penumpang dengan menggunakan tiket bekas," imbuh dia.Nafri menjelaskan, para preman itu biasanya adalah para pemain lama yang sering berkeliaran di pelabuhan, meski ada pula orang dari luar pelabuhan. Apalagi mereka juga biasa membayar pas pelabuhan, sehingga memudahkan naik ke kapal."Hati-hati juga karena mereka bisa mencuri barang," cetusnya.Meski pihak pelabuhan pada arus mudik tahun sebelumnya telah melakukan operasi dan menangkap para preman, tetapi aksi-aksi pemerasan masih sering ditemui. "Kita hanya bisa menahan mereka sampai kapal meninggalkan pelabuhan. Sulit memidanakan mereka," keluh Nafri. (nvt/jon)


Berita Terkait