Tarif Tiket Busway Bakal Disesuaikan Jarak

Tarif Tiket Busway Bakal Disesuaikan Jarak

- detikNews
Kamis, 28 Sep 2006 19:07 WIB
Jakarta - Kalau kini Anda bisa wisata busway keliling Jakarta hanya dengan modal Rp 3.500, nanti tidak lagi. Tarif tiket busway bakal disesuaikan jarak. Kecewa?Selama ini sistem tiket busway memang menggunakan sistem flat. Namun untuk ke depannya, Pemprov DKI Jakarta akan menerapkan sistem tiket zona, yaitu berdasarkan jarak atau koridor. Alasannya untuk meningkatkan pendapatan Pemprov DKI dari penjualan tiket.Demikian disampaikan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Nurrahman di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (28/9/20006)."Dari target Rp 205 miliar, pada akhir tahun 2006 diperkirakan hanya mampu mencapai Rp 128 miliar," terang Nurrahman.Menurut dia, dengan sistem tiket flat yang ditetapkan saat ini, Pemprov DKI harus menanggung subsidi yang cukup tinggi untuk setiap penumpangnya. Untuk tahun ini subsidinya mencapai Rp 2.300/penumpang, padahal tahun lalu subsidinya hanya Rp 150/penumpang.Lanjut Nurrahman, meskipun penumpang busway di tiga koridor yakni koridor I (Blok M-Kota), II (Pulogadung-Harmoni), dan III (Harmoni-Kalideres) penumpangnya mencapai 140.000 penumpang/hari, tapi pemasukan tiket yang diperoleh hanya 120.000 penumpang/hari. Ini disebabkan penumpang di titik transfer antarkoridor tidak membayar lagi untuk melanjutkan perjalanan pada koridor yang berbeda.Sedangkan untuk koridor IV (Pulogadung-Dukuh Atas), V (Kampung Melayu-Ancol), VI (Ragunan-Kuningan), VII (Kampung Melayu-Kampung Rambutan) juga akan diterapkan sistem tiket zona.Di Gedung DPRD, Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Sayogo Hendrosubroto menyetujui rencana tersebut. "Kalau itu keputusan bersama, kita dukung karena sistem zona lebih adil bagi masyarakat agar subsidi yang diterima masyarakat sesuai dengan kebutuhannya," katanya.Menurut dia, perubahan sistem tiket busway dari flat menjadi sistem zona dapat menjadi alternatif bagi Pemprov DKI untuk menekan subsidi yang pada tahun ini membengkak.Dia memperkirakan dengan perubahan sistem tiket, Pemprov DKI dapat mencapai target 40 juta penumpang/tahun untuk koridor I, II dan III.Dengan penambahan 4 koridor lagi, lanjut Sayogo, diperkirakan pengguna busway mencapai 60 juta penumpang/tahun. Dengan estimasi subsidi rata-rata 2.000 penumpang, maka setidaknya di 7 koridor busway nanti, Pemprov DKI harus menyiapkan subdisi Rp 120 miliar/tahun. (nik/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads