Istri al-Farouk akan Nekat ke Irak Ambil Jenazah Suaminya
Kamis, 28 Sep 2006 14:44 WIB
Jakarta - Istri Omar al-Farouk, Mira Agustina, tetap meminta jenazah suaminya dipulangkan ke Indonesia. Hal itu untuk memastikan itu benar jenazah suaminya atau bukan. Jika tidak, Mira akan berangkat sendiri ke Irak."Saya tidak bisa meyakini sebelum melihat secara jelas. Sebagai seorang istri saya berhak. Izinkan saya untuk melihatnya ke sana (Irak)," kata Mira Agustina saat jumpa pers di Kantor Pengacara Egi Sudjana di Kuningan Mantion, Jalan Perintis No 1, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (28/9/2006).Menurut dia, hanya dirinyalah yang mengenal detil ciri-ciri suaminya termasuk perilaku almarhum. "Suami saya hanya jadi kambing hitam. Saya kenal betul orangnya seperti apa. Jadi hanya saya yang tahu apakah dia benar-benar al-Farouk atau bukan," ujar dia.Dalam jumpa pers itu, Mira Agustina mengenakan cadarnya. Meski demikian tetap terlihat betapa sedih hatinya, karena beberapa kali dia menyeka matanya yang berurai air mata dengan sapu tangan. Mira juga bercerita bahwa selama ini al-Farouk tidak fasih berbahasa Indonesia. "Dengan adik-adik saya bahasa Indonesianya tidak lancar. Tapi dengan saya karena sedang belajar bahasa Arab, ngomongnya pakai bahasa Arab," ujar dia.Al-Farouk adalah panggilan sayang. Dia bernama asli Mahmoud bin Ahmad. Menurut Mira, al-Farouk kelahiran Ambon 24 Mei 1971, yang demikian adalah orang Indonesia.Ditambahkan Mira, dirinya hanya meminta keadilan jika memang benar al-Farouk teroris. "Kalau suami saya benar-benar bersalah tidak apa dia ditembak, namun harus diproses dulu," jelasnya.Sementara itu, Egi Sudjana tetap bersikukuh bahwa al-Farouk adalah warga negara Indonesia sehingga apapun keadaannya, istrinya punya hak untuk mengetahui. "Itu sudah dibuktikan kewarganegaraan dengan paspor, KTP dan ada surat nikah. Saya sanggah pernyataan BIN. Menurut saya itu hanya pernyataan politik tidak berlandaskan hukum," tegas Egi.
(san/asy)











































