Ada Lubang Menganga di Jembatan Busway Tosari
Kamis, 28 Sep 2006 13:02 WIB
Jakarta - Selain perawatan yang buruk, kerusakan jembatan busway juga disebabkan pencurian. Akibat ulah usil tangan-tangan jahil, lantai jembatan busway Tosari bolong menyeramkan.Sepintas kondisi jembatan busway Tosari memang tampak rapi. Lantai jembatan yang terbuat dari plat besi tidak ada yang mengelupas. Dari bawah hingga ke badan jembatan semuanya aman-aman saja.Tapi ups! Ada pemandangan yang menyeramkan saat kita turun menuju loket penjualan tiket. Satu lembar plat besi di lantai jembatan itu hilang. Akibatnya sebuah lubang besar tampak menganga. Jalur hijau Jl Jenderal Sudirman yang berada di bawah jembatan tersebut terlihat jelas.Dengan ketinggian sekitar 2 meter, lubang tersebut tentu sangat menyeramkan. Untuk melewatinya, para pengguna jembatan harus ekstra hati-hati jika tidak mau terperosok. Mereka mesti berpegangan erat pada besi-besi di sisi jembatan."Lembaran plat itu baru saja dicuri gembel tadi malam," kata Fadil, petugas Linmas yang bertugas di jembatan busway Tosari saat ditemui detikcom, Kamis (28/9/2006).Yang sangat mengherankan adalah antisipasi dari petugas untuk mencegah jatuhnya korban. Meski lubang tersebut sangat berbahaya, namun peringatan terhadap pengguna jembatan hanya menggunakan secarik kertas putih bekas.Kalimat pada kertas itu ditulis dengan pulpen dan dengan kalimat yang asal-asalan, "Maaf jalan hati-hati, bolong ada y nyuri". Kertas kumal itu diikat dengan tali rafiah pada salah satu tiang jembatan.Sejumlah penumpang yang ditemui mengungkapkan berbagai keluhan. Mereka meminta agar lubang tersebut segera ditambal."Coba anda bayangkan jika ada orang yang terperosok ke lubang tersebut. Apa jadinya? Apa mesti menunggu ada korban, baru dibetulin," cetus Andi, seorang pegawai perusahaan swasta di kawasan Jl Blora.
(djo/sss)











































