2 Nyawa Melayang dalam Drama Penyanderaan di SMA
Kamis, 28 Sep 2006 09:06 WIB
Colorado - Dua nyawa melayang dalam drama penyanderaan di sebuah SMA di Amerika Serikat (AS). Dalam peristiwa berdarah ini, seorang pria bersenjata menyandera dua murid perempuan di satu SMA di Colorado. Saat terkepung oleh polisi, pria yang belum diketahui identitasnya itu menembak salah seorang siswa kemudian dirinya sendiri. Gadis yang ditembak sempat diterbangkan dengan helikopter ke Rumah Sakit St Anthony Central di Denver, namun dia meninggal setibanya di lokasi.Insiden maut ini bermula ketika pria tersebut berjalan masuk ke SMA Platte Canyon dan langsung mengeluarkan tembakan. Dia kemudian menyandera enam orang. Setelah polisi datang untuk bernegosiasi, pria tak dikenal itu mulai melepas beberapa tawanan kecuali dua orang.Namun pada akhirnya, pria itu malah mengeluarkan ultimatum bagi polisi untuk mundur. Dia pun menolak melanjutkan negosiasi. Melihat situasi itu, polisi memutuskan untuk bertindak. Polisi menyerbu ruangan kelas tempat pria itu berada."Kami masuk, tersangka menembak seorang sandera dan kemudian menembak dirinya sendiri," kata Sheriff Park County, Fred Wegener kepada wartawan seperti dikutip Sydney Morning Herald, Kamis (28/9/2006).Sebelum diserbu polisi, pria bersenjata itu mengaku punya bahan peledak. Namun ternyata tidak ditemukan satu bom pun di lokasi. Sejauh ini kaitan pria itu dengan sekolah tersebut belum diketahui. Polisi juga belum mengetahui motif insiden itu.Kejadian ini mengingatkan publik AS akan krisis penyanderaan serupa pada tahun 1999 di sekolah Columbine yang menewaskan 13 orang di melukai 21 lainnya. Pelaku penembakan maut itu adalah dua siswa sekolah tersebut, Dylan Klebold dan Eric Harris yang bunuh diri dengan menembak diri mereka sendiri setelah menewaskan korban. Itu merupakan insiden penembakan paling mematikan dalam sejarah AS.
(ita/ita)











































