Masyarakat Pekanbaru Mulai Serbu Tiket Bus Mudik

Masyarakat Pekanbaru Mulai Serbu Tiket Bus Mudik

- detikNews
Rabu, 27 Sep 2006 19:15 WIB
Pekanbaru - Hari puasa baru memasuki pekan pertama. Namun masyarakat Pekanbaru yang akan mudik saat lebaran, sudah mulai menyerbu sejumlah tempat penjualan tiket bus di terminal. Suasana arus mudik memang belum terlihat di terminal bus Payung Sekaki, Pekanbaru. Di kawasan terminal yang baru dibangun dengan luas lahan di atas 5 hektar itu, belum ada kepadatan penumpang. Tapi, pantuan detikcom di sejumlah loket tempat tiket bus, AKAP dan AKDP, sudah banyak warga yang memesan tiket keberangkatan. Salah seoarang agen bus Makmur, trayek Pekanbaru ke Medan, L Pasaribu mengatakan, dalam dua hari ini saja, jumlah calon penumpang yang membeli tiket sudah lebih dari 450 calon penumpang. "Ini baru minggu pertama menjelang hari lebaran. Biasanya memasuki minggu kedua, kita sudah kehabisan bangku. Karena itu, kita akan menambah armada lagi dari Medan. Ini guna mengantisipasi lonjakan penumpang yang saban tahun kami perkirakan meningkat 20 persen," kata L Pasaribu. Hal yang sama juga dialami agen bus ANS trayek Pekanbaru - Sumatera Barat. Memasuki hari ke empat ini saja, pihaknya sudah menjual tiket lebih dari 600 calon penumpang. Mereka yang pesan tiket lebih awal ini, sebagian besar berangkat 3 hari sebelum hari lebaran. "Untuk saat ini kita masih menjual harga tiket seperti biasa. Namun bagi penumpang yang akan mudik menjelang H-6 kita biasanya akan mengenakan tuslah. Tapi semua ini akan tergantung dengan kebijakan pemerintah kita," kata Simon Chaniago. Kepala Dinas Perhubungan Pekanbaru, Pria Budi mengatakan, dalam menghadapi arus mudik tahun ini, pihaknya akan bekerja sama dengan instansi terkait, TNI, Polri dan Satpol PP. "Tim terpapadu akan bekerja menertibkan pool bus yang tidak masuk ke kawasan terminal Payung Sekaki. Kita mengharapkan dengan terminal yang baru ini, tidak ada lagi bus AKAP dan AKDP yang turunkan dan menaikan penumpang di luar terminal," katanya. Pihaknya juga akan menertibkan sejumlah travel yang berkeliaran mencari penumpang di luar terminal. Selama ini travel liar tanpa terdaftar di pihak Dinas Perhubungan sering kali dikeluhkan para awak bus yang mengganggap bisa mematikan usaha mereka. "Pelanggaran semacam ini yang akan kita tertipkan dalam menghadapi arus mudik," ujar dia. (cha/asy)


Berita Terkait