Nah Lho! Kantor Menko Kesra Digenangi Lumpur Lapindo

Nah Lho! Kantor Menko Kesra Digenangi Lumpur Lapindo

- detikNews
Rabu, 27 Sep 2006 11:43 WIB
Jakarta - Lumpur Lapindo Brantas Inc tidak hanya menggenangi dan menenggelamkan desa di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, kantor Menko Kesra Aburizal Bakrie pun menjadi korban. Lumpur Lapindo seberat 700 kilogram ini 'dihadiahi' LSM lingkungan internasional Greenpeace untuk Ical.Lumpur yang ditaruh di dalam 25 ember besar ini langsung ditumpahkan di depan gerbang kantor Menko Kesra, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (27/9/2006).Akibat lumpur yang menumpuk, kendaraan yang akan masuk ke gedung itu tidak dapat lewat dan terpaksa diparkir di luar gerbang. Bau lumpur pun menyengat hidung.Aksi yang digelar 15 aktivis dari Greenpeace ini juga menarik perhatian kendaraan yang melintas. Beberapa pengendara sempat menoleh dan tersenyum melihat aksi itu.Berbeda dengan aksi lainnya, aksi kali ini tidak diramaikan orasi-orasi. Beberapa aktivis yang mengenakan kaos oranye bertuliskan "Greenpeace" dan sepatu boot tampak membentangkan spanduk besar bertuliskan "Menteri Bakrie, hentikan lumpurmu!" dan "Bakrie and Lapindo are partner enviromental crime".Selain spanduk, juga digelar poster berisi foto-foto bencana lumpur Lapindo dan beberapa desa yang telah ditenggelamkan lumpur.Greenpeace menuntut agar Aburizal baik sebagai Menko Kesra maupun pemilik saham terbesar Lapindo tidak lepas tanggung jawab tehadap dampak sosial akibat semburan lumpur panas dari perusahaannya."Menteri Aburizal Bakrie bahkan tidak memastikan terjaminnya evakuasi dan perhatian yang memadai bagi 10 ribu orang yang terkena dampak. Dia dan pemerintah harus menanggung biaya evakuasi, kompensasi serta penganggulangan dan rehabilitasi," kata Direktur Greenpeace Asia Tenggara, Emmy Hafild.Hingga pukul 11.00 WIB, aksi masih berlangsung dan dijaga 30 personel polisi dari Polres Jakarta Pusat dan Polda Metro Jaya. (aan/sss)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads