Ingin Dikhitan, Tidak Punya Dana

Kisah Muallaf Tionghoa

Ingin Dikhitan, Tidak Punya Dana

- detikNews
Rabu, 27 Sep 2006 10:45 WIB
Jakarta - Tidak semua muallaf di Komunitas Tionghoa Masjid Lau Tze sejak awal tertarik pada Islam. Bahkan ada juga yang awalnya benci seperti pengakuan Arianto (23). Setelah memeluk Islam, Arianto ingin dikhitan. Sayang, hingga kini belum ada dananya."Saya sangat ingin dikhitan karena ingin benar-benar membersihkan diri dan menjalankan ajaran Islam secara total. Tetapi, hingga kini nggak ada dana untuk itu," kata Arianto saat ditemui detikcom di Masjid Lau Tze, Jalan Lau Tze, Jakarta Pusat, Rabu (27/9/2006).Arianto yang tinggal di Jalan Angkasa Raya, tidak jauh dari masjid Lau Tze, awalnya benci Islam. Dia juga sering berpindah agama mulai dari Budha, Kristen, dan akhirnya memilih Islam.Dua minggu lalu Arianto mengaku mendapat dorongan dari kawan dan pacarnya yang beragama Islam, yang akhirnya membuat dirinya lebih tertarik pada Islam. "Yang membuat saya keliru memahami Islam adalah selama ini melihat buruknya Islam pada oknumnya, bukan Islamnya," jelas Arianto yang baru masuk Islam seminggu lalu.Dia mengucapkan kalimat syahadat dan menangis di hadapan kawan kosnya. Dia baru ikut kegiatan di Masjid Lau Tze sejak awal Ramadan. Arianto mengaku senang dengan adanya komunitas di Masjid Lau Tze yang menjadi ajang silaturahmi warga Tionghoa yang memeluk Islam. (san/asy)


Berita Terkait