Harga Sembako Mulai Naik di Yogya
Selasa, 26 Sep 2006 14:12 WIB
Yogyakarta - Memasuki hari ketiga bulan Ramadan, harga sembilan bahan kebutuhan pokok (sembako) di pasar tradisional Yogyakarta mulai mengalami kenaikan. Beberapa sembako yang naik antara lain gula pasir, daging ayam, telur, beras, dan sayur-mayur.Harga beras, gula pasir baik lokal dan impor kenaikannya berkisar antara Rp 100-400/kg. Harga daging ayam melonjak tajam 20-30 persen.Namun ada sejumlah sembako yang tidak mengalami kenaikan seperti minyak goreng, gula jawa dan tepung terigu, harganya relatif stabil sejak satu bulan lalu meski permintaan meningkat.Pantauan detikcom Selasa (26/9/2006) di sejumlah pasar seperti Pasar Lempuyangan, Pasar Beringharjo, Pasar Demangan dan Pasar Giwangan di Kota Yogyakarta, beberapa pedagang mengaku kenaikan harga sembako mulai terjadi sejak satu hingga dua minggu terakhir menjelang puasa. Meski kenaikannya tidak merata pada semua bahan kebutuhan pokok, tapi secara umum ada kenaikan.Harga beras mengalami kenaikan sebesar Rp 100-200/kg. Untuk jenis Mentik Wangi harga naik dari Rp 4.500/kg menjadi Rp 4.600/kg. Sedangkan jenis C4 Super juga mengalami kenaikan dari Rp 4.100/kg menjadi Rp 4.300/kg.Harga gula pasir baik lokal maupun impor semuanya mengalami kenaikan. Besarnya kenaikan sekitar Rp 200/kg. Jenis gula pasir lokal produk PG Madukismo di pasaran mengalami kenaikan dari Rp 6.000/kg menjadi Rp 6.100/kg. Gula pasir impor dari Rp 6.000/kg menjadi Rp 6.200/kg. Harga itu masih merupakan harga kulakan, belum merupakan harga di pedagang eceran atau di warung-warung yang bisa mencapai Rp 6.400/kg.Harga minyak goreng, tepung terigu, tepung tapioka dan gula jawa masih stabil. Gula jawa di beberapa pasar masih dijual dengan harga berkisar Rp 4.200-4.500/kg.Harga minyak goreng sawit juga masih relatif stabil yakni Rp 4.500/liter meski permintaan meningkat. Untuk minyak goreng jenis Barco dijual dengan harga masih Rp 5.500/liter, dan minyak bermerek berkisar Rp 7.500/liter.Untuk sayur-sayuran seperti wortel tidak mengalami kenaikan yakni Rp 2 ribu/kg, kacang panjang Rp 2.700-2.900/kg, kol Rp 2 ribu/kg, dan kembang kol Rp 3 ribu/kg.Harga cabai merah, bawang putih dan bawang merah mengalami kenaikan. Cabai merah besar sebelumnya Rp 6 ribu/kg sekarang naik hingga Rp 7 ribu/kg, bawang putih dari Rp 7 ribu/kg menjadi Rp 8 ribu/kg, dan bawang merah dari Rp 4 ribu/kg menjadi Rp 5 ribu/kg."Yang paling berpengaruh terhadap pembeli saat ini adalah kenaikan beras dan daging ayam," kata Ny Siti Rohmiati (50) salah satu pedagang sembako di Pasar Lempuyangan.Dia mencontohkan harga daging ayam hingga awal bulan September lalu masih berkisar Rp 13 ribu hingga Rp 14.500/kg. Namun saat ini naik sekitar 20 persen hingga mencapai harga Rp 17 ribu/kg. Demikian pula harga telur ayam mengalami kenaikan sebesar Rp 300 dari Rp 7.100/kg menjadi 7.400/kg."Kalau beras, telur dan daging ayam memang saat puasa hingga menjelang Lebaran pasti selau naik harganya sehingga membuat harga lainnya juga ikut naik," katanya.Menurut dia, untuk harga sayuran seperti buncis, kacang panjang, wortel dan cabai sebenarnya relatif stabil bila pasokan dari para petani di daerah Sawangan dan Dukun Magelang berlancar. Seperti saat ini, pasokan sayuran di pusat kulakan sayuran di Pasar Giwangan lancar dan tidak ada kenaikan, maka harga di pasar-pasar lainnya juga tidak naik."Tapi kalau tidak lancar seperti saat Magelang kena hujan abu seperti beberapa waktu lalu, kenaikan harga sayuran lumayan tinggi," katanya.
(bgs/sss)











































