Polisi Akan Tembak di Tempat Demo Anarkis Lumpur Lapindo
Selasa, 26 Sep 2006 14:08 WIB
Sidoarjo - Aparat kepolisian akan melakukan tindakan represif terhadap masyarakat yang mengganggu penanganan luapan lumpur Lapindo Brantas Inc di Sidoarjo, Jawa Timur. Jangan sampai kegiatan Timnas Penanggulangan Lumpur Lapindo terganggu."Apalagi bagi mereka yang melakukan perbuatan anarkis, tembak di tempat akan diberlakukan juga," kata Kapolwiltabes Surabaya Kombes Pol Anang Iskandar usai memimpin apel pengamanan penanggulangan luapan lumpur di ruas Jalan Tol Gempol-Surabaya Km 37, Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (26/9/2006).Dijelaskan Anang, pengamanan terhadap kerja timnas akan dilakukan aparat polisi dalam waktu satu bulan dengan menerjunkan 1.089 personel. Bentuk pengamanan operasi ini nantinya, menurut Anang, melindungi tanggul dari gangguan masyarakat, melindungi kerja timnas dan melindungi infrastruktur yang ada di lokasi seperti jalan tol dan peralatan milik timnas.Disinggung dana dari operasi ini, Kapolwiltabes membantah kalau ada informasi dibiayai Lapindo, "Tidak ada. Saya dikasih timnas tapi saya tidak mau," jelasnya.Tim pengamanan yang diterjunkan meliputi 4 kompi Brimob Polda Jatim, 1 kompi Dalmas, Polda Jatim, 1 kompi Dalmaslantas Polda, 1 kompi Samapta Polres Sidoarjo, 1 kompi gabungan polsek se-Sidoarjo, bantuan polwan, dan 1 kompi Polantas Polres Sidoarjo.
(jon/sss)











































