Keluarga Berkeinginan Bongkar Jenazah Dominggus
Selasa, 26 Sep 2006 11:10 WIB
Maumere - Diduga karena ada unsur penganiayaan sebelum Dominggus da Silva dieksekusi mati, keluarga berkeinginan membongkar kuburan terpidana mati kasus kerusuhan Poso ini.Keinginan keluarga Dominggus da Silva ini akan disampaikan ke Polres Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (26/9/2006). "Keluarga mendapat informasi bila di tubuh Dominggus terdapat 4 bekas luka tembak yang mencurigakan. Kami ingin jenazah diotopsi," kata Anzel da Silva, salah seorang keluarga Dominggus, saat dihubungi melalui telepon.Keluarga hari ini akan melayangkan surat ke kepolisian untuk minta izin pembongkaran jenazah untuk keperluan otopsi. Sebenarnya otopsi dilakukan keluarga saat jenazah tiba. Namun situasi pada hari Minggu lalu tidak memungkinkan untuk melakukan otopsi, sehingga ditunda dan minggu ini akan dibongkar.Keluarga menduga, karena berbagai kesalahan prosedur, maka jenazah Dominggus langsung dikubur di Palu tanpa diserahkan ke keluarga.Dominggus da Silva merupakan salah satu dari 3 terpidana mati yang dieksekusi oleh regu tembak pada Jumat dinihari 22 September lalu. Dua orang lainnya Fabianus Tibo dan Marinus Riwu. Mereka dieksekusi mati setelah pengadilan memutuskan ketiganya terlibat dalam penyerangan Pesantren Walisongo di Poso yang mengakibatkan sedikitnya 200 orang tewas dan luka.
(jon/san)











































