Aliran Lumpur Menggila, Kontainer Terseret Bak Kapal Layar
Selasa, 26 Sep 2006 03:08 WIB
Sidoarjo -
Luapan lumpur semakin menggila. Aliran lumpur yang sangat deras itu bahkan sudah mengalir sekitar 200 meter di atas Tol Siring.Aliran lumpur yang sangat deras ini bahkan dapat membuat sebuah kontainer menjadi seperti sebuah perahu layar. Kontainer yang sebelumnya digunakan sebagai penahan tanggul, tak kuasa menahan laju lumpur itu sehingga terombang-ambing di atas jalan tol.Kerasnya aliran lumpur, yang juga ditandai dengan awan panas itu, juga membuat kaca-kaca di rumah-rumah yang dihantamnya pecah dengan mudahnya. Berdasarkan pantauan detikcom, Selasa (26/9/2006), air dan lumpur itu mengalir ke arah barat atau menuju flyover jalan tol. Jika sebelumnya berada pada titik Km 37+800, kini lumpur sudah berada di Km 37+600.Saat ini, lumpur itu berhenti tepat di Km 37+600 lantaran belum mampu untuk menaiki flyover tersebut. Akibatnya, aliran lumpur itu mengalir ke lahan dan pemukiman di Siring dan Kedungbendo.Karena tidak ada lagi yang dapat menahan laju lumpur itu, kini, areal persawahan di sekitar rel KA sudah tertutup lumpur. Dan jarak lumpur ke rel KA sudah sekitar 1-2 meter lagi. Luapan lumpur yang disertai awan panas itu ditengarai sebagai luapan lumpur baru dari pusat semburan. Akibatnya, jarak pandang di atas jalan hanya berkisar 1-2 meter saja.
(ary/ary)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































