Takut Lumpur, Warga Kedungbendo Ungsikan Perabotan
Selasa, 26 Sep 2006 00:45 WIB
Sidoarjo - Meski aliran lumpur panas masih belum menyentuh Desa Kedungbendo Kecamatan Tanggulangin, namun sudah membuat warganya panik. Mereka pun langsung mengungsikan perabotan rumah tangganya.Berdasarkan pantauan detikcom, Senin (25/9/2006), kepanikan warga ini terlihat di sekitar RT 7/RW 3 Desa Kedungbendo. Mereka langsung terlihat mengungsikan barang-barangnya itu setelah mendengar tanggul kembali jebol.Padahal, jarak lokasi lumpur itu masih jauh dari lokasi mereka itu. Luapan lumpur itu saat ini masih menggenangi RT 1 dan 2. Namun yang membuat mereka panik adalah air lumpur mengalir dengan deras di selokan kampungnya itu yang juga mengarah ke perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera (TAS).Salah seorang warga, Ali, mengaku seluruh perabotannya sudah diungsikan ke rumah saudaranya. Dan saat ini hanya isteri dan anaknya yang berusia 3 tahun yang masih mendiami di rumahnya itu."Nanti jika sudah meluap, kita tinggal menyelamatkan nyawa saja bersama anak isteri. Barang-barang sudah kita ungsikan terlebih dulu," kata Ali yang sedang mendampingi isterinya yang terus menangis.Warga Kedungbendo juga terlihat berjaga-jaga di depan rumahnya. Mereka memantau saluran sungai kecil di kampungnya yang menjadi tujuan aliran lumpur itu. Di perumahan TAS, warga juga terlihat masih begadang di luar rumahnya. Mereka terlihat cemas jika luapan lumpur itu akhirnya menggenangi daerah mereka itu."Tapi apa mungkin kalau melihat kondisi seperti ini. Kalau kita bisa berlebaran di sini, Alhamdulillah," ujar salah seorang warga yang ditemui di warung kopi dengan cemas.
(ary/ary)











































