Pengangguran Nyamar Tentara untuk Melamar Gadis Pujaan

Pengangguran Nyamar Tentara untuk Melamar Gadis Pujaan

- detikNews
Senin, 25 Sep 2006 16:07 WIB
Jakarta - Wahyudiyanto, warga Sumedang, termasuk memiliki tekad yang besar demi keinginannya. Pengangguran ini mengaku sebagai anggota TNI demi meyakinkan orangtua gadis pujaannya di Sragen, Jawa Tengah (Jateng). Tapi, akibat ulahnya, bukan si gadis yang didapat, melainkan keroyokan warga.Aksi itu dilakukan Wahyudiyanto, pada pertengahan pekan lalu. Saat itu dia bermaksud melamar Sugiyarti, warga Desa Deles, Sragen. Kepada orangtua Sugiyarti, Wahyu dengan mantap mengaku sebagai anggota TNI.Sebagai bagian dari lagaknya untuk meyakinkan sang calon mertua, setiap bertandang, dia selalu mengenakan seragam militer lengkap. Langkah dan cara bicaranya juga dibuat sedemikian mungkin untuk mengesankan bahwa dirinya memang seorang serdadu.Namun rupanya, aksi Wahyu tersebut masih menimbulkan keraguan di benak orangtua Sugiyarti dan para tetangganya. Rasa ragu itu semakin menjadi karena Wahyu selalu kesulitan saat menjawab pertanyaan, di kesatuan mana dia bertugas.Dia semakin dipepet, agar menunjukkan kartu anggota TNI. Karena terpojok, Wahyu justru menantang para kerabat Sugiyarti dan para tetangganya. Alhasil, Wahyudiyarto babak belur karenanya. Setelah tidak berdaya, baru dia diserahkan ke polisi.Wahyu akhirnya diringkus dan ditahan di Mapolres Sragen. Beberapa barang bukti yang dibawa polisi adalah seragam TNI lengkap termasuk sepatu, topi, sabuk dan lain-lainnya. Karena menyangkut nama sebuah institusi, maka sebelum dikeler polisi, Wahyu terlebih dulu diperiksa jajaran Kodim Sragen.Kasat Reskrim Polres Sragen, AKP Parno Handoko, Senin (25/9/2006) menjelaskan Wahyu melakukan tindak kriminal dengan melanggar Pasal 378 KUHP tentang penipuan, dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara. Dalam pemeriksaan, Wahyu mengakui dia nekat mengaku sebagai tentara karena bingung. Kepadanya, orangtua Sugiyarti selalu menanyakan pekerjaan. (mbr/asy)


Berita Terkait