Panglima TNI & Menhan Beberkan Panser dan Koesmayadi

Panglima TNI & Menhan Beberkan Panser dan Koesmayadi

- detikNews
Senin, 25 Sep 2006 10:44 WIB
Jakarta - Komisi I DPR menggelar rapat kerja dengan Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto, Menhan Juwono Sudarsono dan KSAD Jenderal Djoko Santoso. Rapat membahas pembelian panser dan penemuan senjata di kediaman mendiang mantan Waaslog KSAD Brigjen Koesmayadi.Rapat yang dipimpin Ketua Komisi I DPR Theo L Sambuaga ini digelar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (15/9/2006).Dalam rapat tersebut, Menhan akan menjelaskan mengenai pembelian 32 panser VAB untuk peralatan misi perdamaian TNI ke Libanon.Pembelian panser ini menuai kritik pedas dari anggota dewan. Panser buatan Prancis yang seharga Euro 700 ribu dinilai sangat mahal. Namun ternyata setelah dilakukan negosiasi, harga panser turun menjadi Euro 500 ribu. Penurunan harga ini mengundang pertanyaan anggota dewan dan meminta hal itu diselidiki.Anggota DPR juga mengkritik pembelian panser yang dilakukan melalui penunjukan langsung, bukan lewat tender.Setelah paparan dari Menhan, Panglima TNI dan KSAD selanjutnya akan memaparkan hasil temuan senjata di kediaman Koesmayadi. Sebab, temuan yang disampaikan pada 9 Agustus lalu dinilai belum memuaskan anggota dewan.Anggota Komisi I sebelumnya sempat diundang ke Mabes TNI Cilangkap untuk membahas temuan senjata Koes pada 14 Agustus. Namun baik anggota dewan dan TNI menyatakan pertemuan tersebut merupakan pertemuan informal.Selain dua kasus tersebut, akan dibahas perjanjian pertahanan dengan Singapura, korupsi dana kesejahteraan prajurit di PP Asabri, juga mengenai pengerukan pasir oleh pemerintah Singapura untuk kepentingan reklamasi. (aan/asy)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads