Rusuh Maumere
Polisi Kantongi Video Keterlibatan Aktivis PMKRI
Minggu, 24 Sep 2006 14:38 WIB
Maumere - Kepolisian Resort Sikka memiliki bukti yang cukup saat menahan tiga warga yang diduga sebagai aktor dibalik kerusuhan Maumere. Ketiga warga ini terbukti terlibat langsung dalam aksi unjukrasa menolak eksekusi mati Tibo cs yang berakhir rusuh Jumat (22/9/2006) lalu. Unjukrasa itu diwarnai aksi anarkis yang ditandai dengan pembakaran gedung Pengadilan Negeri Maumere dan pengrusakan kantor DPRD, Kejaksaan Negeri Maumere dan sejumlah aset pribadi warga. Kapolres Sikka, AKBP Endang Syafruddin di Maumere, Minggu (24/9/2009) mengatakan, pihaknya memiliki bukti yang kuat tentang keterlibatan tiga warga tersebut. "Polisi punya bukti rekaman video dan foto tentang aktifitas tiga orang itu selama demonstrasi berlangsung," kata Endang. Ketiga warga yang diamankan, salah satunya adalah aktifis Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) bernama Aditya. "Dua orang yang lain, tertangkap kamera rekaman sementara berteriak bakar...! bakar...! saat kerusuhan terjadi. Sedangkan Aditya berteriak-teriak dan meminta para demonstran merusak kantor DPRD Kabupaten Sikka," lanjutnya.Menurut Endang, sejak awal, ia sudah mengingatkan kepada Aditya untuk membatalkan niatnya menggalang massa dan tidak melakukan demonstrasi karena ada kemungkinan massa bersikap brutal. Tetapi yang bersangkutan menolak dan menyatakan hanya akan melakukan aksi damai dengan cara berorasi. Bahkan, Aditya, sempat mengirim pesan SMS kepada Kapolres dengan isi pesan, akan menyegel gedung DPRD Sikka sampai tuntutan mereka yakni jenasah Dominggus da Silva dibawa pulang ke Maumere untuk dimakamkan dekat kuburan ayahnya.Dua warga lain yang juga diamankan, dengan inisial Mira dan Yon, sempat berteriak di dekat Markas Kepolisian Resort (Mapolres) Sikka, karena tertangkap tangan berteriak untuk membakar pasar dan Mapolres. "Saya yang tangkap mereka saat keduanya sengaja membakar emosi massa untuk melakukan tindakan anarkis," kata Endang.
(jon/jon)











































