Ramadan di Irak Disambut dengan Ledakan, 31 Orang Tewas
Minggu, 24 Sep 2006 04:28 WIB
Jakarta - Ramadan di Irak benar-benar memilukan. Bagaimana tidak, baru pertama menginjak bulan puasa sebuah ledakan besar terjadi di Kota Sadr, Irak. Diperkirakan 31 orang tewas, bahkan jumlah ini kemungkinan bisa bertambah.Ledakan disebabkan sebuah bom di sebuah pom bensin yang penuh berisi minyak bahan bakar. Mayoritas korban yang tewas adalah ibu dan anak-anak. Karena mereka sedang mempersiapkan diri menyambut bulan puasa dan mengantri membeli bahan bakar minyak."Ledakan terjadi ketika masyarakat sedang mengantri membeli minyak dari sebuah pom bensin. Dan mereka sedang berjejer mengantri menunggu pelayanan," kata seorang petugas kepolisian Sadr seperti dikutip AFP, Minggu (24/9/2006).Saat ini para korban yang selamat sedang dibawa ke rumah sakit terdekat di Kota Sadr. Dan bagi korban tewas saat ini petugas sedang berusaha mengidentifikasinya.Ledakan di sebuah pom bensin ini terjadi berapa jam setelah terjadi 'perang' antaretnis Suni-Kurdi dengan etnis Syiah pada Minggu (24/9/2006) dinihari.Ledakan bom di kota berbasis Syiah ini, juga terjadi setelah -peringatan yang mengerikan dari kepala kepolisian Tikrit, bahwa jaringan Al qaeda akan melakukan serangan selama bulan suci Ramadan.
(ahm/ahm)











































