Penziarah Membludak, Pedagang Bunga Meneguk Untung
Sabtu, 23 Sep 2006 15:35 WIB
Jakarta -
Tradisi nyekar masih terus dilaksanakan oleh sebagian besar masyarakat menjelang Ramadan. Tak ayal sejumlah tempat pemakaman umum (TPU) pun menjadi ramai. Pedagang bunga pun meneguk rezeki nomplok.Pengamatan detikcom, Sabtu (23/9/2006), ratusan peziarah tampak berdatangan ke TPU Karet Pasar Baru dan TPU Karet Bivak. Mereka sengaja datang untuk mendoakan keluarga yang sudah meninggal.Banyaknya peziarah ini tentunya menguntungkan bagi pedagang bunga. Misalnya saja dialami oleh Mastirah, yang sudah bertahun-tahun berjualan bunga di TPU Karet Pasar Baru."Kalau hari biasa dapatnya Rp 50 ribu, kalau hari ramai seperti sekarang ini bisa mencapai Rp 600 ribu," kata Mastirah.Hal sama juga dialami oleh Khadijah yang berjualan bunga di TPU Karet Bivak. "Kalau hari biasa paling banter dapatnya Rp 75-100 ribu. Yah kalau musim lagi ramai bisa dapat Rp 300 ribu," ujarnya perempuan asal Sukabumi itu.Menurut petugas makam, peziarah sudah mulai ramai sejak seminggu ini. Namun jumlahnya makin banyak sejak Jumat 22 September kemarin. Mereka biasanya datang antara pukul 08.00-20.00 WIB.
(san/aan)










































