Abu Bakar Ba\'asyir:
Eksekusi Mati Bisa Pakai Bedil
Sabtu, 23 Sep 2006 14:51 WIB
Jakarta - Amir Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) Abu Bakar Ba'asyir menegaskan tidak ada niat dari Amrozi Cs untuk menunda eksekusi mati dengan mensyaratkan eksekusi itu dilakukan dengan cara dipancung. Menurut di eksekusi mati tidak harus dipancung, namun bisa memakai bedil."Dia bilang begitu bukan untuk menunda hukuman mati. Dia sebenarnya sudah siap untuk mati, tapi harus sesuai dengan syariat seperti di Arab Saudi yang menggunakan pedang," kata Abu Bakar Ba'asyirBa'asyir menyampaikan hal itu di sela-sela peluncuran Majalah Risalah Mujahidin di Perpustakaan Nasioanal, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (23/9/2006).Diterangkan oleh Ba'asyir dengan adanya perkembangan zaman, sebenarnya eksekusi mati bisa saja dilakukan dengan menggunakan senjata api alias bedil."Di zaman nabi memang dipakai pedang karena belum dikenal senjata api atau bedil. Tapi zaman sudah berubah. Zaman dulu M16 tidak ada, tidak ada bedil. Mungkin karena sekarang sarananya lebih maju dan bisa dipakai senjata," terangnya.
(san/aan)











































