MMI: Aksi Massa di Atambua Bentuk Pemberontakan Atas Negara

MMI: Aksi Massa di Atambua Bentuk Pemberontakan Atas Negara

- detikNews
Sabtu, 23 Sep 2006 12:43 WIB
Jakarta - Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) menilai protes warga Atambua dan Maumere di NTT terhadap eksekusi mati Tibo Cs terlalu memaksakan kehendak. Bahkan tindakan anarkis warga dinilai sebagai bentuk pemberontakan terhadap negara."Apalagi itu dengan merusak fasilitas sosial, kantor pemerintah, mengganggu ketertiban dan ketenreraman. Jelas itu tindakan anarkis yang hanya dilakukan oleh teroris," ujar Ketua Departemen Data dan Informassi MMI Fauzan Al Anshori.Hal ini disampaikan Fauzan dalam jumpa pers di sela-sela peluncuran Majalah Risalah Mujahidin di Perpustakaan Nasioanal, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (23/9/2006).Fauzan saat jumpa pers didampingi oleh Ketua Latjnah Tanfidziyah Irfan S Awwas dan Amir MMI Abu Bakar Ba'asyir.Fauzan meminta agar aparat keamanan segera menangkap para pelaku dan dalang kerusuhan di NTT. Bila tidak, dikhawatirkan kerusuhan bisa meluas dan menimbulkan korban. "Kita minta warga NTT tidak memaksakan kehendaknya kepada negara dengan cara melanggar hukum karena itu bisa memicu konflik antarmasyarakat dan disintegrasi bangsa," kata Fauzan.Sementar Irfan S Awwas menilai kegiatan anarkis warga Atambua dan Maumere yang pro-Tibo sebagai bentuk pemberontakan kepada negara. "Jika aparat keamanan tidak bisa mengatasi anarkisme itu maka laskar mujahidin yang siap dikirim ke Libanon akan dialihkan ke Atambua," tegas dia. (san/aan)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait