AS Kecewa Dengan Komentar Pedas Terhadap Bush
Sabtu, 23 Sep 2006 11:20 WIB
New York - Pemerintah Amerika Serikat (AS) bereaksi atas komentar-komentar pedas yang dilontarkan terhadap Presiden AS George W Bush dalam pertemuan Majelis Umum PBB. AS kecewa akan pernyataan tersebut dan menegaskan bahwa pidato-pidato itu telah merusak PBB.Demikian disampaikan Duta Besar AS untuk PBB, John Bolton seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (23/9/2006).Pernyataan Bolton itu disampaikan untuk menanggapi pidato Presiden Venezuela Hugo Chavez dan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad di markas besar PBB di New York, AS.Dalam pidatonya, Chavez menyebut Bush "iblis". Sedangkan Ahmadinejad menggunakan pidatonya di depan para pemimpin dunia untuk melancarkan serangan terhadap apa yang disebutnya hegemoni pemerintahan Bush.Ditegaskan Bolton, "Perilaku mereka tidak mendatangkan manfaat apapun bagi mereka dan tentu saja tidak berguna bagi PBB."Seorang pejabat tinggi militer AS, Jenderal Peter Pace menekankan bahwa Chavez bukan teman AS. "Ada peningkatan aksi-aksi pemerintah di Amerika Latin yang tidak ramah pada kita," cetusnya."Presiden Chavez jelas-jelas bukan teman AS," imbuhnya.Dalam sidang tahunan Majelis Umum PBB, Chavez yang kebagian berpidato sehari setelah Bush menyampaikan pidatonya, tanpa basa-basi mengejek Bush dengan sengit. "Kemarin, iblis datang ke sini!" seru Chavez. "Dan bau belerangnya masih tercium hari ini," katanya.Statemen anti-AS juga dilontarkan sejumlah pemimpin negara lainnya. Ini termasuk Presiden Bolivia Evo Morales yang memprotes cara AS melancarkan perang melawan narkoba dan Presiden Zimbabwe Robert Mugabe yang melontarkan kritikan terhadap AS dan Inggris.
(ita/ita)











































